Soal Ijazah, Wayan Murtama Bakal Lapor Balik

PARIMO – Isu dugaan ijazah palsu milik anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Wayan Murtama pernah mencuat. Bahkan, atas pelaporan dilakukan anggota salah satu partai politik lain, saat ini kasus itu sedang ditangani polisi. Wayan Murtama menegaskan, jika perkara ijazah dituduhkan kepada dirinya tidak terbukti, maka anggota legislatif asal Partai Perindo ini bakal perkarakan balik pihak-pihak melaporkan dirinya itu.

 

“Saya tidak pernah merasa berbuat salah atau melanggar kepada orang atau pihak yang memperkarakan keabsahan ijazah saya itu. Apalagi, terhadap orang berasal dari partai politik lain. Jadi, sebenarnya saya masih bingung terkait hal ini”, kata Wayan Murtama, kepada Koran Indigo, Minggu, (27/10).

Wayan menegaskan, jika pada akhirnya perkara dituduhkan terhadap dirinya itu tidak terbukti, maka pihaknya tidak akan diam saja.

Pihaknya, kata Wayan Murtama, secara pribadi, kepartaian dan kelembagaan akan melapor balik pihak-pihak pernah memperkarakan ijazah miliknya itu.

“Saya secara pribadi selalu berusaha menciptakan dan menabung karma yang baik, untuk membentuk garis hidup lebih baik. Hal itu merupakan keyakinan saya amalkan sesuai agama yang saya anut. Namun, pada soal perkara ijazah ini saya tidak akan diam saja. Saya secara pribadi, kepartaian dan kelembagaan, akan melapor balik pihak-pihak yang telah memperkarakan saya itu”, tegasnya.

 

DIAKUI DAN DIKENALI ALUMNI
Sebelumnya, Koran Indigo pernah melakukan penelusuran terkait isu dugaan ijazah palsu menimpa Wayan Murtama. Penelusuran itu dilakukan pada alumni-alumni SMA PGRI 2 Palu, dari seluruh angkatan.

Dan, hasilnya beberapa alumni SMA PGRI 2 Palu langsung mengenal dan mengakui I Wayan Murtama sebagai salahsatu alumni pada sekolah itu .

“Ya, ini (I Wayan Murtama) adik leting (angkatan) saya di SMA PGRI 2 Palu. Dia angkatan 1996”, kata salah satu alumni bernama Suminah Wongso. Alumni SMA PGRI 2 Palu angkatan 1995, Suminah Wongso langsung mengenali Wayan, ketika diperlihatkan identitas dan foto Wayan Murtama, Rabu, (23/10).

Berdasar amatan wartawan, Wayan Murtama juga langsung mengenali beberapa alumni-alumni seangkatannya pada group whatsapp berisikan alumni-alumni SMA PGRI 2 Palu terdiri dari berbagai angkatan.

Hal itu semakin menguatkan bahwa Wayan Murtama pernah mengenyam pendidikan dan bersekolah di sekolah SMA PGRI 2 Palu itu. Sehingga, pelaporan soal dugaan penggunaan ijazah diduga palsu atau diragukan keabsahannya kemungkinan besar bakal termentahkan.

 

Yolanda Mambu

 

Untuk diketahui, atas laporan dilakukan pihak tertentu, kini polisi sedang menangani persoalan kasus dugaan ijazah Wayan Murtama. Himpunan informasi menyebut, polisi telah melakukan pengambikan keterangan soal ijazah Wayan Murtama ke beberapa pihak lain seperti pihak KPUD Parimo dan Partai Perindo.

Ketua Partai Perindo Parimo, Yolanda Mambu membenarkan soal adanya pengambilan keterangan terkait ijazah Wayan Murtama oleh penyidik kepolisian kepada dirinya selaku ketua partai.

“Kami ada diambil keterangan terkait laporan pihak-pihak tertentu terkait keabsahan ijazah Wayan Murtama. Dua hari lamanya proses pengambilan keterangan itu”, katanya.

Menurut Yolanda, bergulirnya persoalan dugaan ijazah palsu menimpa Wayan Murtama merupakan persoalan sarat politik di internal Perindo. Yolanda, selaku ketua Partai dimana Wayan Murtama bernaung, menyatakan pihaknya akan mengikuti proses hukum atas laporan itu.

 

SARAT MUATAN POLITIK
Isu dugaan penggunaan ijazah diduga palsu milik Wayan Murtama disinyalir sarat muatan politik. Hal tersebut disebabkan atas suksesnya Wayan Murtama melenggang sebagai anggota DPRD Parimo periode 2019-2024. Wayan merupakan caleg yang bertarung di daerah pemilihan (dapil) III Parimo.

Berdasar catatan, pihak SMA PGRI 2 Palu pernah mengeluarkan surat meragukan keabsahan Ijazah milik Wayan Murtama.

Kepala Sekolah SMA PGRI 2 Palu, Ahmad Karim melalui surat MN /11/110/421.4/PEND tertanggal 10 Juli 2019 menerangkan bahwa Ijazah atas nama Wayan Murtama bernomor 24 OB.oe 0375916 dengan nomor induk 1660 diragukan keabsahannya. Alasannya, nomor induk 1660 merupakan milik siswa lain.

Kemudian, Ahmad Karim dalam suratnya juga menyatakan foto tertera pada ijazah Wayan Murtama menyerupai foto terbaru Wayan Murtama. Keraguan lainnya, tulisan nama Wayan Murtama pada ijazah itu, seperti ada bayangan tulisan atas nama orang lain.

Lalu, surat ditandatangani Ahmad Karim itu juga menyebut hingga tahun ajaran 1996, sesuai registrasi buku induk, Wayan Murtama dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa di SMA PGRI 2 Palu.

Namun, selang beberapa hari kemudian, yaitu pada 18 Juli 2019, pihak SMA PGRI 2 Palu kembali mengeluarkan surat keterangan lain. Surat bernomor MN.11/116/421.4/PEND, dan masih ditandatangani Ahmad Karim, kemudian menganulir surat keterangan dikeluarkan sebelumnya (MN /11/110/421.4/PEND tertanggal 10 Juli 2019).

Surat susulan ini mementahkan serta merevisi surat pertama, sekaligus menegaskan bahwa setelah dilakukan verifikasi secara cermat antara pihak SMA PGRI 2 Palu bersama tim khusus peneliti Ijazah dari Disdikbud Provinsi Sulteng, menyatakan ijazah dengan nomor 24 OB Oe 0375916 atas nama Wayan Murtama bernomor induk 1660 adalah benar dan telah sesuai dengan ijazah aslinya.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo diketahui juga pernah mengeluarkan surat keterangan soal pencabutan pengesahan ijazah milik Wayan Murtana.

Pencabutan pengesahan ijazah milik Wayan tertanggal 22 Juli 2019, ditandatangani oleh Kepala Disdikbud Adrudin Nur dan Ahmad Saiful yang saat itu masih menjabat selaku Sekretaris Disdikbud Parimo.

Namun, alasan pencabutan pengesahan itu dilakukan Disdik Parimo, karena saat proses pengesahan, Wayan Murtana tak kunjung menunjukan ijazah asli yang ia miliki.

“Alasan pencabutan pengesahan ijazah Wayan Murtama dilakukan, hanya karena waktu Pak Wayan Murtama melakukan legalisir, dia tidak membawa dan memperlihatkan ijazah aslinya. Hanya Itu saja”, kata Adrudin Nur, Minggu, (27/10). (gwd)

 

BERITA TERKAIT:

Diakui Alumni, Dugaan Ijazah Palsu Wayan Murtama Bisa Mentah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Follow by Email
Facebook
Pinterest