Hal Diduga Dilanggar Dinsos Parimo Terkait BPNT

Kabid FM Dinsos Parimo, Rukli.

PENYALURAN Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) via Dinas Sosial (Dinsos) terkesan amburadul. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT mengaku tidak mengetahui berapa nilai dan jumlah bantuan diberikan kepada mereka. Selain itu, penyaluran bantuan juga disinyalir menyalahi pedoman umum pelaksanaan BPNT, bahkan patut diduga diwarnai praktik korupsi.

Ditanya soal proses salur BPNT, Kepala Bidang Fakir Miskin (FM) Dinsos Parimo bernama Rukli mencak-mencak. Entah apa yang merasuki Rukli, namun ‘kebakaran jenggot’ pejabat tersebut bermula ketika wartawan melakukan konfirmasi soal para penerima bantuan yang tidak mengetahui nilai dari bantuan mengucur dari negara untuk rakyat kategori kurang mampu tersebut.

“Yang ente permasalahkan ini apanya (Soal Penyaluran BPNT) itu. Kalau memang para penerima tidak mengetahui (berapa sebenarnya jumlah nilai bantuan diterima), eh, gampang sudah, nanti mau dikasih tahu noh”, kata Rukli dengan nada tinggi, kepada Koran Indigo, Senin sore, (18/11).

Rukli juga mengatakan, walau para penerima tidak diberitahukan berapa nilai sebenarnya bantuan tersebut, namun yang penting nilai dari bantuan ditransfer ke rekening penerima itu tidak berkurang.

“Biar mereka (penerima) tidak mengetahui berapa nilai bantuan untuk mereka, tapi kan yang jelas nilai uang (bantuan) tidak berkurang dalam rekening itu”, katanya lagi.

Kata Rukli lagi, jika nilai BPNT berupa kebutuhan pokok berkurang dari nilai bantuan sebenarnya dari pemerintah, maka pihak E-warung yang melakukan permainan terkait bantuan itu.

Sedangkan soal KPM penerima BPNT Parimo yang tidak lagi mempunyai hak menentukan jenis dan jumlah sembako (beras atau telur) dari E-warung, menurut Rukli, hal itu bisa saja terjadi. Bantuan BPNT, kata Rukli, bisa saja telah diseragamkan dalam bentuk paket-paket. (gwd/ind)

 

BERITA TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Follow by Email
Facebook
Pinterest