Fakta Kasat Mata dan Sesumbar Wayan Murtama

Secara kasat mata awam, ijazah anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) asal Partai Perindo, Wayan Murtama memang janggal.

  • Janggal pertama, bahwa ada tulisan nama lain di bawah tulisan nama Wayan Murtama pada ijazah diterbitkan oleh SMA PGRI 2 Palu tersebut.
  • Janggal kedua, tertera Kotamadya Palu, padahal pada 1996, Kota Palu masih merupakan Kota Administratif, dan belum berstatus sebagai kotamadya

Sesumbar soal pihak Wayan Murtama bakal perkarakan balik Erdan Labanduna juga masih belum terbukti.

Padahal, sebelumnya Wayan Murtama pernah menegaskan, jika perkara ijazah dituduhkan kepada dirinya tidak terbukti, maka anggota legislatif asal Partai Perindo ini bakal perkarakan balik pihak-pihak melaporkan dirinya itu.

“Saya tidak pernah merasa berbuat salah atau melanggar kepada orang atau pihak yang memperkarakan keabsahan ijazah saya itu. Apalagi, terhadap orang berasal dari partai politik lain. Jadi, sebenarnya saya masih bingung terkait hal ini”, kata Wayan Murtama, kepada Koran Indigo, pada Minggu, 27/10/2019.

Wayan menegaskan, jika pada akhirnya perkara dituduhkan terhadap dirinya itu tidak terbukti, maka pihaknya tidak akan diam saja.

Pihaknya, kata Wayan Murtama, secara pribadi, kepartaian dan kelembagaan akan melapor balik pihak-pihak pernah memperkarakan ijazah miliknya itu.

“Saya secara pribadi selalu berusaha menciptakan dan menabung karma yang baik, untuk membentuk garis hidup lebih baik. Hal itu merupakan keyakinan saya amalkan sesuai agama yang saya anut. Namun, pada soal perkara ijazah ini saya tidak akan diam saja. Saya secara pribadi, kepartaian dan kelembagaan, akan melapor balik pihak-pihak yang telah memperkarakan saya itu”, tegasnya.

PENGAKUAN BEBERAPA ALUMNI

Jika melihat fakta walau secara kasat mata fisik dari Ijazah kepunyaan Wayan Murtama, pengakuan beberapa gelintir alumni SMA PGRI 2 Palu pun, masih belum dapat menguatkan kejanggalan ijazah anggota legislatif Wayan Murtama.

Koran Indigo pernah melakukan penelusuran terkait isu dugaan ijazah palsu menimpa Wayan Murtama. Penelusuran itu dilakukan pada alumni-alumni SMA PGRI 2 Palu, dari seluruh angkatan.

Dan, hasilnya beberapa alumni SMA PGRI 2 Palu langsung mengenal dan mengakui I Wayan Murtama sebagai salahsatu alumni pada sekolah itu .

“Ya, ini (I Wayan Murtama) adik leting (angkatan) saya di SMA PGRI 2 Palu. Dia angkatan 1996”, kata salah satu alumni bernama Suminah Wongso. Alumni SMA PGRI 2 Palu angkatan 1995, Suminah Wongso langsung mengenali Wayan, ketika diperlihatkan identitas dan foto Wayan Murtama, Rabu, 23/10/2019. (Indigo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Follow by Email
Facebook
Pinterest