Tambang Emas Modal Indonesia Keluar dari Krisis Ekonomi

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah memiliki aset berharga yaitu tambang emas sebagai modal untuk keluar dari krisis ekonomi.

Untuk itu, ia mengatakan pemerintah harus mengamankan BUMN strategis seperti PT Inalum (Persero) sebagai penghasil komoditas emas. Sebab, di setiap krisis harga emas perkasa sebab dianggap sebagai investasi aman (safe haven).

“Safe haven setiap krisis adalah emas. Tentu bagi Indonesia lesson learnt-nya adalah copper and gold (tembaga dan emas) tentunya ini yang harus dijaga sehingga harus lebih strategis mengamankan sektor-sektor seperti ini,” katanya, dilansir dari CNNIndonesia

Airlangga bilang selama vaksin virus corona belum ditemukan, pasar dagang masih akan dibayangi oleh ketidakpastian dan investor masih akan membidik safe haven.

Tak ayal, emas langganan diborong investor di kala perekonomian global bergejolak. Biasanya, investor mengalihkan asetnya dari instrumen berisiko tinggi seperti saham ke safe haven.

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam sempat menyentuh posisi Rp963 ribu per gram.P  di awal tahun, harganya masih di kisaran Rp700 ribu-an.

Modal lainnya yang dimiliki Indonesia agar dapat keluar dari krisis ekonomi, menurutnya, adalah hubungan baik multilateral dengan negara-negara terdekat seperti ASEAN.

“(Indonesia) harus melihat negara-negara ASEAN sebagai kendaraan kedua Indonesia untuk recovery, satu adalah indonesia sendiri dan kedua adalah ASEAN,” ucap Air

Airlangga berharap dengan dilebarkannya gerbang dagang ke negara-negara terdekat maka RI dapat mendongkrak sisi permintaan yang kini tengah lesu.

Selain itu, kerjasama khususnya di bidang kesehatan dinilainya akan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Ancaman Resesi, Harga Emas malah seksi
Lompatan harga emas Antam kian atraktif belakangan ini. Bahkan, baru-baru ini, logam mulia besutan PT Aneka Tambang Tbk mengukir rekor harga tertinggi sepanjang sejarah.

Moncernya emas Antam mengekor kenaikan tajam harga emas di pasar global. Maklum, sejak pertengahan 2019 silam, pelaku pasar condong berpaling pada instrumen safe haven di tengah kekhawatiran pelambatan ekonomi dunia.

Apalagi, tahun ini, bank sentral di dunia ramai-ramai mengguyur stimulus demi mengatasi dampak pandemi. Banyaknya uang yang beredar ditengarai bakal mengerek inflasi.

Nah, emas yang dianggap mampu melawan penurunan nilai aset dari gerusan inflasi jadi sasaran investor. Tak heran, harga emas di pasar global membubung tinggi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Follow by Email
Facebook
Pinterest