Tambang Emas Rakyat Sebagai Solusi

“Secara umum hal ini berarti tambang emas rakyat dikelola oleh rakyat, untuk kemudian hasilnya dikembalikan kepada rakyat”

TAMBANG emas rakyat belakangan semakin santer terdengar dan kerap dihubungkan dengan pertambangan ilegal. Namun benarkah demikian?

Sebenarnya tambang emas rakyat muncul sebagai refleksi dari tingginya kandungan mineral, khususnya logam mulia yang ada di wilayah Indonesia. Terlebih dari adanya peningkatan yang cukup tinggi pada industri pertambangan.

Fakta muncul berikutnya adalah, daerah dengan kandungan mineral itu mayoritas dikelola oleh perusahaan dengan modal besar. Sementara industri pertambangan masyarakat sekitar kalah bersaing dan tersingkir.

Kecenderungan ini membuat masyarakat memilih untuk membuka pertambangan tanpa izin yang tentunya sangat merugikan.

Tambang Emas Rakyat dan Tambang Ilegal
Tak hanya merugikan kepentingan umum, namun juga bisa merugikan internal pengelola tambang ilegal itu sendiri.

Sebab, tambang-tambang ilegal itu kebanyakan beroperasi tanpa mengindahkan aturan dan standar operasional yang berlaku.

Risiko kecelakaan kerja pun semakin tinggi. Hal ini diperparah dengan tingkat kesadaran masyarakat yang cukup rendah akan keberadaan tambang emas rakyat yang sebenarnya.

Pada akhirnya tambang emas rakyat itu lebih berkonotasi pada pertambangan ilegal tanpa izin. Meski demikian bukan berarti tambang emas rakyat selalu diwujudkan dengan pertambangan ilegal.

Karena ide mendasar dari tambang emas rakyat sejatinya adalah memberikan pengelolaan wilayah tambang kepada masyarakat sekitar.

Sehingga masyarakat tersebut bisa memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada pada wilayah mereka.

Dengan memberikan edukasi secara efektif kepada masyarakat, nantinya mereka bisa melakukan pengelolaan wilayah potensial mereka tanpa harus melakukan penambangan yang ilegal serta membahayakan.

Secara umum, hal ini berarti tambang emas rakyat dikelola oleh rakyat, untuk kemudian hasilnya dikembalikan kepada rakyat.

KIAT  MEWUJUDKAN TAMBANG RAKYAT
Agar tambang emas rakyat bisa terwujud dan berjalan dengan semestinya secara lancar, bahkan profesional, ada beberapa hal wajib untuk diperhatikan.

Pertama yang harus diperhatikan adalah faktor sumber daya manusia yang kompeten dan mumpuni.

Mereka harus dibekali dengan aturan dan standar operasional dalam melakukan kegiatan penambangan, sehingga tidak membahayakan diri sendiri dan juga tidak memberikan dampak buruk terhadap lingkungan sekitar.

Oleh karenanya edukasi dalam pengelolaan tambang juga harus benar-benar diperhatikan. Sebab mayoritas kegiatan penambangan skala kecil ini rentan dalam penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya, seperti merkuri yang sangat merusak lingkungan.

Agar standar operasional bisa dipenuhi, maka faktor kedua yang wajib diperhatikan adalah masalah pendanaan atau modal. Tak hanya harus mencukupi dalam masalah fasilitas dan kebutuhan para pekerja, namun juga dalam masalah pengaturan kontrak.

Industri pertambangan, sekecil apapun bentuknya akan sangat menarik perhatian para investor. Oleh karenanya, dibutuhkan kehati-hatian dalam perumusan kontrak kerjasama.

Jangan sampai ide awal dari pertambangan rakyat itu berubah, karena kepemilikan beralih ke tangan investor yang kemudian melakukan perombakan besar-besaran dalam sisi manajemennya.

Selanjutnya, agar proses pengelolaan dan masalah internal perusahaan bisa berjalan dengan sesuai prosedur yang berlaku, dibutuhkan pengawasan dari pemerintah. Hal ini bisa diwujudkan dalam hal proses perizinan dan pengawasan selama operasional perusahaan berjalan.

Pemerintah menjadi penengah sekaligus pengawas, agar tambang emas rakyat bisa berjalan sesuai ide awal dan tidak berubah kembali menjadi tambang ilegal.

(Sumber: duniatambang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Follow by Email
Facebook
Pinterest