Beranda Ragam Trik Korupsi Proyek Jalan

Trik Korupsi Proyek Jalan

0

Ada banyak cara dan upaya supaya keuntungan bisa maksimal dalam pembangunan proyek jalan, biarpun jalan jadi cepat rusak, yang penting tidak ketahuan Aparat Penegak Hukum (APH).

Cara Pertama Adalah Mengakali volume Pekerjaan Yaitu:

Mengurangi ketebalan konstruksi yang ada (misalnya tebal agregat klas A yang seharusnya 12 cm cukup dipasang 8 cm, sehingga bisa didapat penghematan 35 %.

Memanfaatkan material yang sudah ada misalnya pada pekerjaan pemeliharaan, Agregat yang sudah ada langsung diuruk sekadarnya dengan agregat tambahan.

Memasang patok STA tidak pada tempat yang seharusnya (misalnya jarak patok yang seharusnya 50 meter cukup dipasang 45 meter).

Membuat adendum kontrak akal-akalan, sehingga bisa menambah volume pekerjaan dan memperpanjang waktu pelaksanaan supaya tidak kena denda apabila terlambat.

Cara Kedua Adalah Mengakali kualitas Pekerjaan Yaitu:

Mengubah komposisi campuran Agregat klas A dan Agregat klas B dengan menambah material yang lebih jelek berharga lebih murah (misalnya memperbanyak komposisi pasir sehingga porsi batu pecah berkurang. Akibatnya adalah berkurangnya nilai CBR dari yang seharusnya).

Mengubah komposisi konstruksi aspal, dengan cara mengurangi kadar aspal dan menambah porsi pasir sehingga berat Jenis aspal menjadi lebih rendah.

Mengurangi porsi pemadatan sehingga mengakibatkan material yang dihampar kurang pemadatan.

Sesudah melaksanakan cara diatas, tinggal satu trik lagi yaitu mengakali pemeriksaan:

Siapkan dana taktis yang cukup.

Siapkan “Area” tertentu yang memenuhi syarat ketebalan dan kualitas yang sesuai, sehingga pada saat diperiksa memenuhi syarat (pemeriksaan diarahkan pada “Area” tertentu saja)

Siapkan dokumentasi dan administrasi proyek yang memenuhi syarat. (kompasiana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here