Beranda Daerah Target Madya KLA, Sekda Parimo Ajak OPD Bersinergi

Target Madya KLA, Sekda Parimo Ajak OPD Bersinergi

0
Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Zulfinasran meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi dalam upaya meraih predikat Madya pada penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Semua OPD harus bersinergi, bergotong-royong dalam persiapan penilaian KLA, agar Parimo bisa meraih tahapan predikat Madya,” ungkap Zulfinasran, Rabu (9/3).

Hal itu, disampaikan Sekda dalam Rapat Koordinasi (Rakor) KLA di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Parimo, Rabu.

Menurut dia, apa yang dipersyaratkan untuk meraih predikat Madya pada KLA, harus menjadi perhatian masing-masing OPD.
Misalnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus terus memprogramkan kebersihan di Ruang Taman Hijau (RTH).

Program tersebut, dilakukan dengan mempersiapkan petugas untuk membersihkan RTH serta petugas pengelolaan RTH.

“Tolong DLH disiapkan petugas kebersihan di lima RTH dan tolong di anggarkan,” tegasnya.

Pengelolaan RTH kata dia, sangat penting sebab sarana tersebut merupakan tempat beraktivitas bagi masyarakat, dan juga sebagai pemanfaatan tata kota serta salah satu masuk dalam penilaian KLA.

Dia juga meminta, DLH dapat melakukan pembenahan lampu, dan fasilitas lainnya di RTH, karena sering digunakan untuk pusat kegiatan masyarakat disetiap minggu, bulan hingga event tahunan.

“Ada kegiatan setiap saat di RTH, seperti seni dan budaya, edukasi dan lain lain,”terangnya.

Pada kesempatan itu, Zulfinasran pun meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Parimo untuk berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam pemanfaatan Bando iklan.

“Harus jelas pemanfaatanya. Siapa yang mengelolanya Dishub atau Diskominfo, karena Bando iklan dan papan iklan yang ada di perempatan-perempatan besar retribusi untuk PAD-nya,” tegasnya.

Bahkan, ia berjanji akan mengundang Dishub dan Diskominfo untuk membahas pengelolaan Bando tersebut, dalam rapat internal.

“Di Kota Palu Bando iklan disewakan sebelah saja, Rp10 juta per bulan. Kalau sebelah menyebelah berarti Rp20 juta per bulannya. Ini bisa menjadi pemasukan PAD kita,” pungkasnya.

(Diskominfo Parimo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here