Beranda Daerah Asal Kerja Proyek Air Bainaa

Asal Kerja Proyek Air Bainaa

0

PROYEK bangunan penangkap air (Broncaptering) milik Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) di Desa Bainaa, dikerja secara asal-asalan.

Terkait buruk pengerjaan, Pihak CV Bumi Persada Utama selaku pemenang ‘hajatan’ senilai Rp1,1 miliar lebih itu memilih hemat bicara. Sedangkan Abd Aziz Tombolotutu selaku Kepala Dinas (Kadis) PUPRP masih enggan melontar kata.

Berdasar pantauan lapangan, selain amburadul hasil kerja, bak penampung air proyek broncaptering di Desa Bainaa telah mengalami kerusakan parah.

Banyak retak, bahkan patah pada pondasi pada bangunan dibiayai fulus APBD 2021 itu.

Warga menyebut, pihak kontraktor diduga kuat menggunakan pipa-pipa bekas pada instalasi air proyek broncaptering tersebut.

Bahkan, sejak proyek broncaptering dibangun, Warga Desa Bainaa menyatakan belum pernah menikmati aliran air secara maksimal.

“Sejak selesai dibangun, hingga saat ini, kami belum menikmati air bersih dari broncaptering itu”, kata Hasyim, Warga Bainaa, kepada Koran Indigo, Jumat, (23/4).

Hasyim dan beberapa warga menyatakan sangat kecewa dengan keberadaan proyek air bersih bernilai miliaran rupiah di desanya itu.

“Anggarannya miliaran, namun hasilnya rusak seperti itu. Mereka (kontraktor) memakai pipa-pipa bekas”, katanya.

 

BERITA TERKAIT:

Keruh Air Proyek Broncaptering PUPRP Parimo
Keruh Air Broncaptering, Dinas PUPRP: Silahkan Konfirmasi Pihak Desa
Ini Kata Aparat Desa Soal Proyek Broncaptering

 

Hasyim berharap aparat penegak hukum (APH) dapat bertindak menyikapi ‘kelakuan’ para pengelola proyek pembangunan broncaptering tersebut.

Sementara itu, pihak CV Bumi Persada Utama memilih irit bicara ketika dikonfirmasi soal asal-asalan kerja proyek broncaptering di Desa Bainaa.

Irsan, selaku kontraktor justru mengarahkan wartawan agar melakukan konfirmasi kepada pihak dinas (PUPRP Parimo).

“Mohon dikonfrimasi di dinas terkait (PUPRP Parimo)”, kata Irsan melalui whatsapp-nya.

Sedangkan Abd Aziz Tombolotutu selaku Kepala Dinas (Kadis) PUPRP Parimo masih enggan melontar kata tentang amburadul hasil kerja pihak CV Bumi Persada Utama, perusahaan asal Kabupaten Donggala tersebut. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here