HUKUM

Bantah Peras Limpo, Firli Tutupi Wajah

349
×

Bantah Peras Limpo, Firli Tutupi Wajah

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | KORANINDIGO – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan tak pernah melakukan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Pernyataan itu ia sampaikan melalui keterangan tertulis usai diperiksa oleh kepolisian di Bareskrim Polri pada Kamis (17/11).

“Saya Firli Bahuri menyatakan bahwa tidak pernah ada kegiatan memeras, gratifikasi dan suap,” kata Firli dalam keterangan resminya.

Firli membenarkan adanya penggeledahan di rumahnya yang berlokasi di Bekasi dan rumah sewa di Kertanegara 46, Jakarta Selatan. Ia mengatakan dari dua penggeledahan itu telah disita Kunci dan gembok gerbang, dompet berwarna Hitam, serta kunci mobil keyless yang didapat dari rumah Kertanegara 46.

“Pada saat dilakukan penggeledahan di rumah Firli Bahuri, tidak ditemukan benda sitaan terkait penanganan permasalahan hukum di Kementerian Pertanian RI pada tahun 2020-2023,” kata Firli.

Sebelumnya, Firli tak memenuhi panggilan penyidik, namun ia enggan disebut mangkir. Padahal menurut Firli ia telah mengkomunikasikan ketidakhadirannya.

“Tidak pernah bersikap ‘mangkir’ dari pemanggilan Penyidik Polda Metropolitan Jakarta Raya (PMJ) karena semua disampaikan secara komunikatif dan informatif serta selalu berada di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Firli.

 

Menutupi Wajah Setelah Diperiksa Kepolisian
Pada pemeriksaan kemarin, Firli tiba di Bareskrim tanpa diketahui awak media yang telah menunggu kedatangannya sejak pagi hari. Firli baru memenuhi pemeriksaan setelah Polda Metro melayangkan dua surat panggilan yang sebelumnya tak dihadirinya yakni pada Selasa (7/11) dan Selasa (14/11).

Firli Bahuri, mengenakan pakaian batik bernuansa cokelat dengan celana hitam, menutupi wajahnya dengan tas berwarna hitam.

Usai pemeriksaan selama hampir 4 jam, Firli keluar untuk masuk ke mobil Hyundai hitam bernopol B-1917-TJQ. Ia ke luar melalui akses utama pejabat Polri di gedung Rupatama Mabes Polri.

Mobil tersebut tak menghiraukan awak media yang mengejar untuk meminta keterangan dan mengambil gambar.

Bahkan, kaca mobil pun tertutup tak dibuka. Kendati demikian, Firli yang terlihat di kursi tengah duduk dengan posisi menyender ke bawah menghindari sorotan media.

Tak hanya itu, Firli yang mengenakan pakaian batik bernuansa cokelat dengan celana hitam itu pun menutupi wajahnya dengan tas berwarna hitam. (ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM

PARIGI | KORANINDIGO – Dugaan penyimpangan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai mendapat perhatian kepolisian. Manajer sekaligus pengawas SPBU, Aksan alias Akas, telah memenuhi panggilan…

HUKUM

PARIGI | KORANINDIGO – Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong resmi menyeret skandal dugaan seleweng solar bersubsidi di SPBU 74.943.08 Kampal ke ranah hukum. Organisasi kemasyarakatan ini membongkar konspirasi berlapis melibatkan manajemen…

HUKUM

PALU | KORANINDIGO— Kejaksaan Negeri Palu mengembalikan uang Rp2,35 miliar kepada PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah atau Bank Sulteng. Pengembalian itu merupakan bagian dari pelaksanaan putusan Mahkamah Agung dalam perkara tindak pidana perbankan CV…

HUKUM

PARIGI | KORANINDIGO – Ulah komplotan kriminal zaman now benar-benar bikin geleng-geleng kepala dan elus dada. Kalau biasanya maling ternak atau penjarah warung beraksi pakai mobil pikap butut atau motor seadanya, kelompok ini beda kelas….

Example 325x325