Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
LAPORAN KHUSUS

BMKG: Waspada Hujan Lokal Berpotensi Bencana

328
×

BMKG: Waspada Hujan Lokal Berpotensi Bencana

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mewaspadai hujan lokal berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

“Dampak hujan lokal memiliki potensi bencana, khususnya pada daerah-daerah yang memiliki riwayat banjir bandang,” kata Fathan, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara Sis Al-Jufri Palu, di Palu, Kamis, (25/5).

Ia menjelaskan, Sulteng memiliki daerah non zom atau daerah yang pola hujannya tidak memiliki perbedaan yang jelas antara musim kemarau dan musim hujan, sehingga kebanyakan terjadi hujan lokal.

Menurut BMKG, pola hujan lokal memiliki kerentanan cukup besar membawa dampak, sehingga pemerintah dan masyarakat perlu melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan mitigasi bencana.

Hari ini BMKG merilis prakiraan cuaca berbasis dampak di wilayah Sulteng, yang mana dari peringatan dini cuaca sekitar delapan daerah di Sulteng berstatus waspada.

“Meski ini hanya prakiraan dan sebatas imbauan, namun perlu diantisipasi khususnya warga yang bermukim di bantaran sungai maupun di sekitar lereng,” ujarnya.

Delapan daerah berstatus waspada diantaranya Kabupaten Morowali, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Banggai, Tojo Una-una, Poso, Sigi dan Kota Palu, prakiraan ini berlaku dua hari ke depan.

Ia memaparkan, pemantauan dari citra satelit potensi hujan berbasis dampak disebabkan pola angin yang berhembus dari tenggara melewati laut banda, sehingga membawa masa uap air ke wilayah Sulteng.

Ditambah lagi suhu permukaan laut di wilayah provinsi ini yang lebih hangat, sehingga meningkatkan proses penguapan air dan pembentukan awan hujan.

“Bagi pengendara melintas di jalur pegunungan tetap waspada dan memperhatikan lingkungan sekitar , karena jalur pegunungan rawan longsor saat diguyur hujan,” katanya. (Ant/Ind)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

“Kami menilai perubahan nilai denda tidak memiliki dasar kontraktual. Hak penyedia jasa justru terkatung-katung di tengah proyek senilai miliaran rupiah,” ujar kuasa hukum CV Arawan, Osgar Sahim Matompo. PARIGI | KORANINDIGO – Sengketa pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten…

LAPORAN KHUSUS

“Nilai seleweng fulus di DP3AP2KB terlalu kecil.” Pernyataan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Parigi Moutong saat itu, Irwanto, menjadi penutup pemeriksaan terhadap pengelolaan dana di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

LAPORAN KHUSUS

“Setiap rupiah dari anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan.” Peringatan Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah Agus Yulianto itu mengemuka saat realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik/Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) di Sulawesi Tengah baru mencapai 8,32 persen…

LAPORAN KHUSUS

“Saya bahkan pernah ditawari uang supaya menerima kegiatan tambang ini. Tapi saya tolak karena masyarakat tidak setuju dan dampaknya sudah terasa,” kata Kepala Desa Baliara, Fadli Badja. Dari atas, Jembatan Baliara masih berdiri utuh. Namun, ancaman…

Example 325x325