DAERAH

MUI Palu: Penceramah Harus Bisa Gunakan Teknologi Informasi-Komunikasi

252
×

MUI Palu: Penceramah Harus Bisa Gunakan Teknologi Informasi-Komunikasi

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengemukakan penceramah harus bisa menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam berdakwah di era globalisasi ini.

“iya, ini penting sekali, karena efektivitas dakwah sangat tergantung pada strategi yang digunakan,” kata Ketua MUI Kota Palu Profesor Kiai Hai Zainal Abidin di Palu, Ahad, dalam kegiatan peningkatan kompetensi peceramah Agama Islam tingkat Provinsi Sulteng.

Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan pembinaan dan peningkatan kompetensi peceramah Agama Islam, berlangsung di Kota Palu. Minggu, (06\18)

Kemenag Sulteng melibatkan Ketua MUI Kota Palu Profesor Kiai Haji Zainal Abidin untuk menyampaikan materi tentang strategi dakwah di era milenial.

Dakwah di era milenial, kata dia, tentu membutuhkan strategi yang jauh berbeda dengan dakwah di era sebelumnya, ketika teknologi informasi belum berkembang.

Hal yang pertama yang harus diperhatikan adalah  mengenali  karakter generasi milenial yang akan menjadi sasaran dakwah, apa kecenderungan mereka, cara berpikir dan cara hidup mereka, serta hal-hal apa saja yang membentuk dan mempengaruhi pemahaman keagamaan mereka.

“Generasi milenial adalah generasi yang sangat akrab dengan teknologi informasi sehingga mereka memiliki jaringan yang sangat luas. Oleh karena itu, penceramah harus menggencarkan dakwah melalui teknologi informasi dapat berupa berbasis internet dengan segala paltform media,” ujarnya.

Di samping itu, ujarnya. kaum milenial lebih tertarik dengan isu-isu aktual, materi dakwah harus dikemas dalam merespon isu-isu aktual dalam kehidupan sehari-hari.

“Buka ruang dialog bagi mereka dalam memahami agama, bukan mendoktrin karena mereka memiliki kekayaan informasi melalui media, termasuk tentang agama. Pendekatan maqashid lebih direkomendasikan,” ujarnya.

Materi dakwah penceramah, kata dia, harus bersifat realistis dan rasional.

Oleh akrena itu, menurut dia, para penceramah harus memahami karakteristik dan psikologi kaum milenial agar materi dakwahnya dapat diterima dan dipahami secara efektif.

“Penceramah harus memiliki kemampuan dan kreativitas dalam memanfaatkan teknologi informasi yang sesuai dengan karakteristik kaum milenial,” ungkapnya. (Ind*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Kenapa diambil sekarang, karena kayu-kayu ini harus melalui proses pengolahan dulu, seperti masuk ke serkel (sawmill), sebelum digunakan pada Januari 2027” PARIGI | KORANINDIGO — Deru ekskavator membelah kawasan sekitar Desa Kasimbar Barat, Kecamatan Kasimbar,…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO – SanguPalu digadang sebagai super app Pemerintah Kota Palu untuk memudahkan warga mengakses beragam layanan publik. Namun, di balik jargon transformasi digital itu, persoalan paling mendasar justru belum tuntas: kode one-time password…

DAERAH

POSO | KORANINDIGO — Tanah di kawasan tambang emas tanpa izin Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali bergerak. Pada Jumat, 11 September 2026, material longsor menerjang area penambangan dan mengenai sejumlah penambang. Beberapa…

DAERAH

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong membentuk tim terpadu demi membongkar gurita penyelewengan Solar subsidi lintas wilayah. Langkah taktis ini diambil menyusul maraknya praktek lancung manipulasi QR Code, monopoli antrean, hingga setoran fulus atensi di SPBU. Sengkarut…

Example 325x325