LAPORAN KHUSUS

Pemda Parimo Ajukan Dukungan Tenaga Kerja di KemNaker RI Terkait K3

337
×

Pemda Parimo Ajukan Dukungan Tenaga Kerja di KemNaker RI Terkait K3

Sebarkan artikel ini

KoranIndigo – Pj. Bupati Parimo Richard Arnaldo bersama Sekda Parimo Zulfinasran tengah melakukan Audensi di Kantor KemNaker Jakarta, Jum’at 1/3/2023.

Terkait adanya Kawasan Industri Agro di Kabupaten Parigi Moutong, Pemerintah Daerah meminta dukungan dengan menyodorkan Dokumen proposal bantuan kerja sama terkait Keselamatan Kecelakaan Kerja (K3) Tenaga Kerja kepada pihak Kementrian Ketenagakerjaan (KemNaker) Republik Indonesia (RI).

Dalam audensi bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pj. Bupati mengatakan untuk meminta dukungan kerja sama terkait adanya Kawasan Industri Agro di kabupaten Parigi Moutong.

“Kami sudah siapkan permohonan untuk kerja sama, dalam hal tenaga kerja bisa mendapat perlindungan dalam teknis patcking house, kemudian dengan kerja sama pasang kerja yang direkrut yang ditempatkan dan sudah memiliki pengalaman kerja diperusahaan besar untuk sebagai pendampingan maupun pengawasan tenaga kerja yang sudah ada di daerah Parimo,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga Sekda Zulfinasran menyebutkan terkait jumlah jiwa penduduk daerah Parigi Moutong yang begitu besar di sulawesi tentu dihadapkan dengan Demografi yang cukup besar.

“Hal ini tentu menjadi Bonus Demografi bagi kami dan bisa jadi juga menjadi bencana Demografi kedepanya,” jelas Sekda.

Sekda menghimbau, ini sudah menjadi konsen dari pemerintah daerah bahwa dengan prediksi 50 % usia kerja ditahun 2030 akan meledak dan mencari peluang pekerjaan didaerah, menurutnya hal ini dapat segera terantisipasi dan terakomodir kesiapan kerja dari masyarakat.

“Kami berharap bisa mendapat peluang kerja kedepan, dan melihat peningkatan Industri Agro di Parigi Moutong, dalam kerja sama dimaksud agar dukungan ketenagakerjaan yang ditempatkan di Parigi Moutong bisa melakukan pengawasan juga dalam perlindungan K3,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Manajer sekaligus pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Aksan alias Akas, mengaku menerima uang Rp500 ribu hingga Rp600 ribu dari penyaluran solar subsidi serta Rp50 ribu hingga Rp80…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bersiap melaporkan sejumlah SPBU atas dugaan penyelewengan solar bersubsidi. Organisasi kemasyarakatan itu mendesak kepolisian, Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas mengusut distribusi…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Solar subsidi diduga bukan cuma mengalir ke tangki kendaraan, tetapi juga membawa fulus ke kantong pengawas. Lebih panas lagi, Aksan alias Akas, Manajer sekaligus Pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong…

LAPORAN KHUSUS

SOLAR subsidi diduga menjadi ladang setoran, operator nozzle kebagian untung, pengawas ikut menerima fulus. Di tengah petani dan nelayan mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM, pengakuan Manajer sekaligus Pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Aksan alias Akas, justru membuka…

Example 325x325