Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Pemprov Sulteng-Jabar Kerja Sama Pengembangan TIK

237
×

Pemprov Sulteng-Jabar Kerja Sama Pengembangan TIK

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALU | KORANINDIGO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Jawa Barat (Jabar) sepakat bekerja sama dalam pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Salah satu tujuan kerja sama ialah untuk menopang transparansi pemerintah dan percepatan pelayanan masyarakat.

“Kerja sama ini untuk menopang percepatan pembangunan daerah,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (DKIPS) Provinsi Sulteng, Sudaryano R Lamangkona di Palu, Sabtu, (27/5).

Kerja sama itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman yang dilakukan oleh Kepala DKPS Sulteng Sudaryano Lamangkona dan Kepala DKPS Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah.

Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik, penguatan literasi digital, dan urusan lain yang disepakati para pihak, berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Pemprov Sulteng telah merintis kerja sama itu sejak tahun 2022 yang lalu, namun baru dapat ditindak lanjuti tahun 2023 ini.

Anno, sapaan akrab Sudaryano Lamangkona mengemukakan bahwa sistem pemerintahan berbasis elektronik dilingkup Pemerintahan Jawa Barat telah berjalan dengan baik dan maksimal.

Sehingga, sebut dia, Sulteng bekerja sama dengan provinsi tersebut, dengan harapan dapat menopang penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Sulteng berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Ia mengemukakan bahwa penggunaan TIK dalam urusan pemerintah yang menjadi kewenangan, merupakan satu kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman.

Termasuk, ujar dia, dalam hal menopang percepatan pembangunan desa sesuai program smart village yang telah dicanangkan oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura.

Terkait hal itu, Kepala DKIPS Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah mengatakan bahwa pihaknya siap membantu pengembangan TIK pada Pemprov Sulteng.

Ia mengemukakan salah satu hal yang mendukung tercapainya sistem pemerintahan berbasis elektronik yaitu, komitmen yang kuat dalam penyediaan infrastruktur, peralatan, perencanaan bisnis serta arsitektur digital sebagai road map (peta jalan) untuk mencapai output dari sistem digital.

“Termasuk di dalamnya layanan perizinan, pengukuran IKU dan aplikasi manajemen SDM”, ujar Ika Mardiah. (Ant/Ind)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325