HUKUM

Polda Sulteng Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

306
×

Polda Sulteng Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

Sebarkan artikel ini

PALU I KORANINDIGO – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) berhasil ungkap peredaran narkoba jenis sabu seberat 15 kilogram di wilayah Kabupaten Tolitoli. Narkoba tersebut merupakan sindikat jaringan internasional Malaysia-Indonesia.

“Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat dan saat melakukan penindakan kita menemukan barang bukti 15 kilogram narkotika jenis sabu di perkebunan warga,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng AKBP Dasmin Ginting dalam konferensi pers di Mapolda Sulteng, Senin, (12/6).

Dari hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkotika, polisi berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku.

Empat orang tersebut yakni MJ berperan menjemput barang di Malaysia lewat jalur laut, kemudian AS berperan sebagai kurir dari kapal ke darat, lalu ML seorang ibu rumah tangga yang bertugas menjaga barang, dan ST yang perannya masih didalami.

“Di tempat kejadian perkara (TKP) kami juga mengamankan satu unit kendaraan roda dua yang digunakan untuk membawa barang ilegal,” ucapnya.

BACA JUGA:
Dalam Lima Bulan, Polda Sulteng Ungkap 230 Kasus Narkoba
BNN RI Fokus Tangani Napi Perempuan di Sulteng

Ia mengemukakan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk menaikkan status terduga pelaku, pengembangan rencana peredaran sabu, dan pemilik barang.

“Hasil pemeriksaan keempat orang diamankan negatif mengkonsumsi narkoba, dan kami masih dalami untuk hal-hal lainnya yang berkaitan dengan sindikat internasional ini,” ujarnya.

BERITA LAINNYA:
Syarat Penangguhan Penahanan dalam Proses Perkara Pidana
Cara Cek Ijazah Asli atau Palsu

Berdasarkan pemeriksaan sementara, terduga masing-masing telah melakukan kegiatan tersebut sebanyak tiga kali sejak tahun 2022.

Dari perkara ini, Polda Sulteng mengaku berhasil menyelamatkan 75 ribu orang dari penyalahgunaan narkotika.

“Dikenakan Pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukuman paling rendah 6 tahun, maksimal 20 tahun atau hukuman mati,” tutur Dasmin. (Ant/ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM

PARIGI | KORANINDIGO – Dugaan penyimpangan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai mendapat perhatian kepolisian. Manajer sekaligus pengawas SPBU, Aksan alias Akas, telah memenuhi panggilan…

HUKUM

PARIGI | KORANINDIGO – Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong resmi menyeret skandal dugaan seleweng solar bersubsidi di SPBU 74.943.08 Kampal ke ranah hukum. Organisasi kemasyarakatan ini membongkar konspirasi berlapis melibatkan manajemen…

HUKUM

PALU | KORANINDIGO— Kejaksaan Negeri Palu mengembalikan uang Rp2,35 miliar kepada PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah atau Bank Sulteng. Pengembalian itu merupakan bagian dari pelaksanaan putusan Mahkamah Agung dalam perkara tindak pidana perbankan CV…

HUKUM

PARIGI | KORANINDIGO – Ulah komplotan kriminal zaman now benar-benar bikin geleng-geleng kepala dan elus dada. Kalau biasanya maling ternak atau penjarah warung beraksi pakai mobil pikap butut atau motor seadanya, kelompok ini beda kelas….

Example 325x325