Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
DAERAH

Ribuan Anak Parimo Putus Sekolah

285
×

Ribuan Anak Parimo Putus Sekolah

Sebarkan artikel ini

Pemda Harus Segera Intervensi

Example 468x60

TUJUH ribuan anak usia 7-21 tahun di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) berstatus putus sekolah. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Krisdariadi Ponco Nugroho pada kegiatan seminar hasil verifikasi data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE) pada bidang pendidikan Khususnya anak putus sekolah, Senin (27/3) lalu.

Krisdariadi Ponco Nugroho SSTP MSi

Ponco Nugroho menyatakan terdapat 7.984 anak usia 7-21 tahun di Parimo berstatus putus sekolah. Sedangkan anak yang masih bersekolah sebanyak 25.556 orang.

Tingginya angka putus sekolah tersebut, kata Ponco, menjadi tantangan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo untuk segera melakukan intervensi.

Dirinya berharap (dari data tersebut) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Parimo dapat melakukan pendalaman, apa yang menjadi penyebab ribuan tersebut tidak mendapatkan akses pendidikan.

BERITA TERKAIT:
Ribuan Anak SMA di Sulteng Putus Sekolah, 647 Asal Parimo
Sulteng Target SMA Terapkan Kurikulum Merdeka pada 2027

“Kewajiban Pemda tidak hanya mengatasi jumlah anak yang tidak sekolah, akan tetapi jumlah anak yang melanjutkan pendidikan dari SD sampai SMA juga harus terpantau dan diikuti jejak pendidikanya, kenapa mereka tidak melanjutkan untuk mendapatkan hak pendidikanya”, kata Ponco, dikutip dari Sultengraya.

 

Parimo Tertinggi Anak SMA Putus Sekolah

SEMENTARA itu, berdasar Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulawesi Tengah (Sulteng), per awal Mei 2023, ada 4.509 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat berstatus putus sekolah. Dan, 647 orang diantaranya dari Parimo.

Per awal Mei 2023, angka siswa putus sekolah tertinggi berada di Parimo mencapai 647 orang. Kemudian Kota Palu sebanyak 485 orang, Kabupaten Donggala 485 orang, Buol 451 orang, Tojo Una-una 450 orang, Banggai 390 orang, Sigi 366 orang, Poso 305 orang, Tolitoli 270 orang, Morowali 236 orang, Morowali Utara 168 orang, Banggai Kepulauan 131 orang, dan Banggai Laut 125 orang.

Kepala Disdikbud Sulteng, Yudiawati Vidiana

Kepala Disdikbud Sulteng, Yudiawati Vidiana mengatakan pihaknya sedang berupaya untuk mengajak kembali anak putus sekolah agar dapat kembali belajar dengan cara mengunjungi rumah mereka.

Sedangkan bagi anak yang tidak ingin melanjutkan pembelajaran di sekolah, Disdikbud juga tetap berupaya untuk mendorong anak tersebut mengikuti program kesetaraan pendidikan paket C.

Menurut Yudiawati, banyaknya anak SMA di Sulteng putus sekolah, dikarenakan adanya proses pembelajaran tidak tatap muka saat pandemi Covid-19, dimana saat itu semua pembelajaran dilakukan secara digital menggunakan aplikasi telepon genggam (gadget) atau laptop.

Menurutnya tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mengakses atau memiliki gawai guna melakukan proses pembelajaran tidak tatap muka, khususnya untuk mereka yang tinggal di daerah pinggiran.

Adapun faktor lain, kata Yudiawati, yaitu faktor ekonomi. Saat terjadi pandemi Covid-19 banyak orang kehilangan pekerjaan, sehingga tidak dapat lagi membayar iuran sekolah anak-anaknya alias menunggak iuran. (Ant/Ind)

 

 

 

 

 

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI – KORANINDIGO – Sejumlah pelaku usaha perikanan menyoroti “lalod (lambat loading)” kinerja Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Denpasar. Pasalnya, BPK Denpasar dinilai belum mampu memberikan kepastian terkait persoalan perizinan pemanfaatan jenis ikan. Keluhan muncul menyusul…

DAERAH

Mendagri Tito Karnavian ungkapkan 39 daerah kesulitan membayar gaji PPPK karena porsi belanja pegawai melebihi 50 persen APBD. Sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, masuk dalam kategori tersebut. Pemerintah berencana…

DAERAH

Pelaksanaan proyek Pokir DPRD Parimo menjadi sorotan setelah sejumlah pejabat teknis mengungkap dugaan praktik jual-beli proyek dan penunjukan rekanan oleh anggota dewan. Proyek Pokir selama beberapa tahun terakhir diduga dikerjakan oleh rekanan merupakan pilihan atau…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Gugatan warga negara atau Citizen Lawsuit perkara pohon tumbang akhirnya “tumbang”, karena dianggap tidak memenuhi syarat materiil dan tata cara gugatan. Citizen Lawsuit dialamatkan kepada Bupati Parigi Moutong (Parimo) Erwin Burase…

Example 325x325