PARIGI | KORANINDIGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Parigi Moutong resmi ditutup setelah berlangsung selama sebulan.
Penutupan digelar di Lapangan Sausu, Kamis, 21 Mei 2026, dan dihadiri Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama jajaran pemerintah daerah dan TNI.
Salah satu hasil utama program tersebut ialah pembangunan jalan sepanjang sekitar lima kilometer.
Usai upacara penutupan, Erwin bersama rombongan meninjau langsung ruas jalan yang diharapkan memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat.
Selama pelaksanaan TMMD, sekitar 150 personel TNI diterjunkan untuk mengerjakan kegiatan fisik dan nonfisik, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga program pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan itu merupakan bagian dari kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Pada upacara penutupan, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat.
Dalam amanat tersebut, Kasad menyatakan TMMD menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kasad juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mendukung pelaksanaan TMMD melalui pendanaan APBD, termasuk Pemerintah Kabupaten Parimo.
Menurutnya, sinergi pemerintah daerah dan TNI menjadi faktor penting agar program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Penutupan TMMD ke-128 turut dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa sunatan massal, pembagian sembako, dan pasar murah yang disambut antusias warga. IND










