LAPORAN KHUSUS

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Dinas Ketapang Parimo Mengelar Gerakan Pangan Murah

297
×

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Dinas Ketapang Parimo Mengelar Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini

KoranIndigo – (Pj) Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo, membuka acara Gerakan Pangan Murah yang di adakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong dalam Rangka Hari Besar Keagamaan (HBKN) untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan, bertempat di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jumat 8/3/2024.

Pj. Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo, mengucapkan terima atas apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong yang bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (BULOG), ID Food (PT. RAJAWALI NUSINDO) dan pelaku usaha yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Dikatakannya, ketidakstabilan harga dan pasokan pangan disebabkan oleh rantai distribusi yang tidak efisien, dan pemerintah telah berupaya maksimal dalam kebutuhan pokok terutama pangan dengan harga terjangkau.

“Harga pangan juga merupakan salah satu indikator yang dapat menjelaskan kondisi ketahanan pangan disuatu wilayah dan perkembangan harga bahan pangan dapat memberikan indikasi berbagai kondisi seperti ketersedian pasokan, permintaan, kelancaran distribusi pangan serta kondisi perdagangan di pasar,” ucapnya.

Gerakan Pangan Murah (GPM) itu sekaligus dalam rangka memperingati Hari Besar Keagamaan (HBKN) menjelang Bulan Suci Ramadhan tahun 2024, yang dilakukan pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam rangka upaya pengendalian inflasi dan menjaga stabilisasi pasokan harga pangan.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan gerakan pangan murah (GPM) yaitu :

  • Menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok ditingkat produsen dan konsumen.
  • Meningkatkan akses pasar bagi produsen pangan pokok serta kemudahan akses bahan pangan bagi konsumen dengan harga wajar.
  • Membangun jaringan distribusi pangan untuk memudahkan stabilisasi pasokan dan harga pangan di tingkat konsumen.

Diketahui, kebutuhan yang dipasarkan berupa :

  • Beras SPHP dan beras premium
  • Gula
  • Telur
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Cabe keriting
  • Cabe rawit
  • Minyak goreng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Manajer sekaligus pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Aksan alias Akas, mengaku menerima uang Rp500 ribu hingga Rp600 ribu dari penyaluran solar subsidi serta Rp50 ribu hingga Rp80…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bersiap melaporkan sejumlah SPBU atas dugaan penyelewengan solar bersubsidi. Organisasi kemasyarakatan itu mendesak kepolisian, Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas mengusut distribusi…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Solar subsidi diduga bukan cuma mengalir ke tangki kendaraan, tetapi juga membawa fulus ke kantong pengawas. Lebih panas lagi, Aksan alias Akas, Manajer sekaligus Pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong…

LAPORAN KHUSUS

SOLAR subsidi diduga menjadi ladang setoran, operator nozzle kebagian untung, pengawas ikut menerima fulus. Di tengah petani dan nelayan mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM, pengakuan Manajer sekaligus Pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Aksan alias Akas, justru membuka…

Example 325x325