Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Bupati Parigi Moutong Tinjau Langsung Lokasi Karhutla di Desa Avolua, Upaya Pemadaman Terus Diperkuat

151
×

Bupati Parigi Moutong Tinjau Langsung Lokasi Karhutla di Desa Avolua, Upaya Pemadaman Terus Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Bupati – Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kamis (5/2/2026). Peninjauan tersebut turut didampingi Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., Kepala Dinas Kominfo Hairudin, serta tim gabungan.
Di lokasi kejadian, Bupati Erwin Burase menyampaikan bahwa saat ini upaya antisipasi terus dilakukan guna mencegah api meluas, meski masih dilakukan secara manual. Hal ini disebabkan kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.
“Kita lihat langsung kondisi medan tadi, kendaraan tidak bisa naik ke atas. Sementara api dan angin cukup kencang. Setiap saat api bisa membesar dan tentu ini sangat membahayakan masyarakat,” jelas Bupati.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim gabungan bersama masyarakat masih berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Warga terlihat bahu-membahu mengambil air secara manual menggunakan jerigen.
Sebagai langkah lanjutan, Bupati menyampaikan pemerintah daerah akan menyiapkan alkon (alat pompa air) untuk mempercepat proses pemadaman.
“Tadi kita antisipasi, nanti kita siapkan alkon. Di situ ada aliran air yang bisa kita tampung. Jadi air bisa langsung dipompa dan dialirkan menggunakan selang panjang ke titik api. Kasihan masyarakat, masih naik turun ambil air pakai alat seadanya,” ujarnya.
Selain fokus pada pemadaman, Bupati juga menaruh perhatian serius terhadap dampak ekonomi yang dialami warga akibat kebakaran tersebut. Ia telah menugaskan Sekretaris Daerah untuk segera menginstruksikan camat dan kepala desa agar mendata kebun-kebun masyarakat yang terdampak.
“Kita minta segera didata kebun masyarakat, luasannya berapa hektar, siapa pemiliknya, dan apa isi kebunnya. Pemerintah daerah akan membantu masyarakat. Tadi ada yang sampai 10 hektar, itu sebenarnya sudah siap panen, sudah mulai berbuah. Ini tentu kerugian besar dan harus kita pikirkan bersama,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memastikan akan terus melakukan langkah-langkah penanganan serta pendampingan kepada masyarakat terdampak, baik dalam upaya pemadaman maupun penanganan pasca kebakaran.
*Sumber : Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong/Ical.*
Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325