Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 468x60
DAERAH

Bupati Parigi Moutong Tinjau Langsung Lokasi Karhutla di Desa Avolua, Upaya Pemadaman Terus Diperkuat

55
×

Bupati Parigi Moutong Tinjau Langsung Lokasi Karhutla di Desa Avolua, Upaya Pemadaman Terus Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Bupati – Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kamis (5/2/2026). Peninjauan tersebut turut didampingi Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., Kepala Dinas Kominfo Hairudin, serta tim gabungan.
Di lokasi kejadian, Bupati Erwin Burase menyampaikan bahwa saat ini upaya antisipasi terus dilakukan guna mencegah api meluas, meski masih dilakukan secara manual. Hal ini disebabkan kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.
“Kita lihat langsung kondisi medan tadi, kendaraan tidak bisa naik ke atas. Sementara api dan angin cukup kencang. Setiap saat api bisa membesar dan tentu ini sangat membahayakan masyarakat,” jelas Bupati.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim gabungan bersama masyarakat masih berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Warga terlihat bahu-membahu mengambil air secara manual menggunakan jerigen.
Sebagai langkah lanjutan, Bupati menyampaikan pemerintah daerah akan menyiapkan alkon (alat pompa air) untuk mempercepat proses pemadaman.
“Tadi kita antisipasi, nanti kita siapkan alkon. Di situ ada aliran air yang bisa kita tampung. Jadi air bisa langsung dipompa dan dialirkan menggunakan selang panjang ke titik api. Kasihan masyarakat, masih naik turun ambil air pakai alat seadanya,” ujarnya.
Selain fokus pada pemadaman, Bupati juga menaruh perhatian serius terhadap dampak ekonomi yang dialami warga akibat kebakaran tersebut. Ia telah menugaskan Sekretaris Daerah untuk segera menginstruksikan camat dan kepala desa agar mendata kebun-kebun masyarakat yang terdampak.
“Kita minta segera didata kebun masyarakat, luasannya berapa hektar, siapa pemiliknya, dan apa isi kebunnya. Pemerintah daerah akan membantu masyarakat. Tadi ada yang sampai 10 hektar, itu sebenarnya sudah siap panen, sudah mulai berbuah. Ini tentu kerugian besar dan harus kita pikirkan bersama,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memastikan akan terus melakukan langkah-langkah penanganan serta pendampingan kepada masyarakat terdampak, baik dalam upaya pemadaman maupun penanganan pasca kebakaran.
*Sumber : Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong/Ical.*
Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PALU – Wakil Bupati Parigi Moutong dalam kegiatan simposium, Senin (27/4), menyebutkan telah diusulkan 17 titik tambang untuk dilegalkan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Pernyataan tersebut menimbulkan kegelisahan dan memantik kritik keras dari Wakil Ketua…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong (Parimo) bergeser dari Purnama ke Dian Herdiman. Pergeseran itu berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung nomor KEP-IV-347/C/04/2026 per 13 April 2026. Purnama sebelumnya menjabat Kajari…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat paripurna dengan agenda penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat DPRD…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Suasana rapat paripurna pembahasan LKPJ 2025 DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendadak panas. Politisi asal PKB Chandra Setiawan, Walk Out usai lontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah dan internal DPRD. Rapat…

Example 325x325