Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 468x60
DAERAH

KDMP Tayadun Fokus Pembangunan Infrastruktur Fisik, Target Buat Pusat Ekonomi Terintegrasi  

175
×

KDMP Tayadun Fokus Pembangunan Infrastruktur Fisik, Target Buat Pusat Ekonomi Terintegrasi  

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUOL | KORANINDIGO – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tayadun, yang berada di Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian lokal. Saat ini, lembaga koperasi tersebut memprioritaskan kegiatan pada pembangunan infrastruktur fisik yang mencakup kantor, gerai (toko), dan fasilitas pergudangan sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Ketua KDMP Tayadun, Harun Y. Mentemas, menjelaskan bahwa pembangunan fisik ini menjadi prioritas utama dalam fase awal program kerja koperasi. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai adalah kunci agar pelayanan kepada anggota dan masyarakat dapat berjalan maksimal.

”Program awal kami memang difokuskan pada pembangunan wadah atau fasilitas koperasi. Tanpa kantor yang jelas dan gudang yang layak, aktivitas perdagangan serta distribusi hasil bumi anggota tidak akan terorganisir dengan baik,” ujar Harun dalam wawancara terbaru.

Pembangunan yang sedang berjalan ini dirancang untuk menggabungkan tiga fungsi utama dalam satu kawasan. Pertama, kantor administrasi yang akan berperan sebagai pusat pengelolaan data anggota, tempat rapat pengurus, dan penyediaan layanan administratif. Kedua, gerai (toko) yang akan berfungsi sebagai unit usaha ritel yang menyediakan kebutuhan pokok bagi warga desa dengan harga yang bersaing. Ketiga, pergudangan yang menjadi fasilitas vital untuk menampung komoditas unggulan desa sebelum dipasarkan ke luar daerah, dengan tujuan menjaga stabilitas harga dan kualitas barang.

Harun menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya mempermudah operasional koperasi, tetapi juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kelembagaan koperasi. ”Kita ingin KDMP Tayadun menjadi titik temu ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh semua warga, baik anggota maupun non-anggota, serta menjadi jembatan untuk memasarkan hasil bumi desa ke pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Masyarakat Desa Tayadun juga menunjukkan antusiasme terhadap rencana pembangunan ini. Satu dari mereka, seorang petani kelapa sawit, yang enggan di sebut namanya menyatakan harapannya bahwa pergudangan akan membantu mengatasi masalah penampungan hasil panen yang seringkali menjadi kendala. ”Dulu, hasil panen kita sering sulit disimpan dengan baik, sehingga cepat rusak atau harga turun karena harus dijual langsung. Dengan pergudangan, kita bisa menunggu waktu yang tepat untuk memasarkan,” ujarnya.

Meskipun belum disebutkan tanggal pasti penyelesaian, pengelola koperasi menyatakan bahwa pembangunan berjalan sesuai rencana dan menggunakan sumber daya dari kontribusi anggota serta bantuan dari instansi terkait. Dengan adanya infrastruktur yang lengkap, KDMP Tayadun berharap dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tayadun serta sekitarnya.

( Syafri Sakula )

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PALU – Wakil Bupati Parigi Moutong dalam kegiatan simposium, Senin (27/4), menyebutkan telah diusulkan 17 titik tambang untuk dilegalkan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Pernyataan tersebut menimbulkan kegelisahan dan memantik kritik keras dari Wakil Ketua…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong (Parimo) bergeser dari Purnama ke Dian Herdiman. Pergeseran itu berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung nomor KEP-IV-347/C/04/2026 per 13 April 2026. Purnama sebelumnya menjabat Kajari…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat paripurna dengan agenda penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat DPRD…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Suasana rapat paripurna pembahasan LKPJ 2025 DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendadak panas. Politisi asal PKB Chandra Setiawan, Walk Out usai lontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah dan internal DPRD. Rapat…

Example 325x325