DAERAH

Rekrutmen Perangkat Desa Lokodidi, Peserta Klaim Ada Bukti Pembocoran Soal

×

Rekrutmen Perangkat Desa Lokodidi, Peserta Klaim Ada Bukti Pembocoran Soal

Sebarkan artikel ini

BUOL| KORANINDIGO – Masyarakat Desa Lokodidi, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, masih dalam kebingungan terkait jadwal temu tatap antara peserta rekrutmen perangkat desa dengan panitia serta penguji dari kecamatan. Selain itu, salah satu peserta mengklaim memiliki bukti valid terkait dugaan pembocoran soal yang terjadi selama proses rekrutmen berlangsung.

Sampai saat ini, tidak ada informasi resmi dari pihak kecamatan mengenai kapan pertemuan atau pengumuman hasil rekrutmen akan dilakukan. Kondisi ini membuat para peserta dan masyarakat penasaran, terutama setelah proses seleksi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“Saya dan teman-teman peserta sudah menunggu lama, tapi tidak ada kabar sama sekali. Kami ingin tahu kapan akan dipertemukan dengan panitia dan penguji, serta bagaimana kelanjutan proses rekrutmen ini,” ujar salah satu peserta yang tidak ingin disebutkan namanya.

Yang lebih menarik adalah klaim dari seorang peserta lain yang menyatakan memiliki bukti bahwa beberapa peserta mendapatkan akses soal sebelum pelaksanaan tes rekrutmen. Menurutnya, bukti yang dimiliki meliputi percakapan tertulis dan informasi yang menunjukkan adanya kesamaan antara materi yang beredar secara tidak resmi dengan soal yang sebenarnya diberikan saat tes.

“Saya memiliki bukti yang jelas tentang pembocoran soal kepada beberapa orang. Ini tidak adil bagi peserta lain yang bersungguh-sungguh mempersiapkan diri. Saya berharap pihak panitia dan kecamatan dapat melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini,” ucap peserta yang mengklaim memiliki bukti.

Rekrutmen perangkat desa di Lokodidi bertujuan untuk memilih aparatur yang kompeten dan berintegritas untuk membantu menjalankan pemerintahan desa. Masyarakat berharap proses seleksi dapat berjalan dengan transparan dan adil, sehingga menghasilkan perangkat desa yang mampu membawa kemajuan bagi desa.

Hingga saat ini, pihak Kecamatan Gadung dan panitia rekrutmen belum memberikan tanggapan resmi terkait kebingungan jadwal temu tatap maupun klaim pembocoran soal. Masyarakat dan para peserta menantikan klarifikasi serta tindakan yang tepat dari pihak berwenang untuk menjaga kredibilitas proses rekrutmen.

( Syafri Sakula )

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Delapan kapal nelayan disorot Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi karena disebut belum memiliki dokumen lengkap, tetapi tetap memperoleh barcode akses solar subsidi. Namun, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menata ulang mekanisme distribusi solar bersubsidi di SPBU 74.943.08, Kelurahan Kampal, dengan melibatkan warga lokal sebagai mitra pengantaran. Kebijakan mulai diterapkan Selasa (13/10/2026) itu bertujuan…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Perubahan mekanisme penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di SPBU Kampal, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai membuahkan hasil positif bagi produktivitas pertanian. Perubahan pola distribusi bermula dari sorotan…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Penanaman disiplin dan kesadaran hukum sejak dini menjadi salah satu upaya membangun generasi muda berkarakter. Pesan itu disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ampibabo Iptu Ansaruddin, SH, saat menjadi pembina upacara bendera…

Example 325x325