PARIGI | KORANINDIGO – Ulah komplotan kriminal zaman now benar-benar bikin geleng-geleng kepala dan elus dada. Kalau biasanya maling ternak atau penjarah warung beraksi pakai mobil pikap butut atau motor seadanya, kelompok ini beda kelas. Demi memuluskan aksinya, dua bandit berinisial AI dan RA nekat bermodal mobil mewah jenis minibus Toyota Kijang Innova model terbaru warna silver hanya untuk mengangkut kambing dan mi instan hasil jarahan!

Sial bagi mereka, gaya elit kelakuan sulit ini berakhir tragis.
Pelarian komplotan spesialis lintas wilayah tersebut berakhir buntu setelah keok digulung Tim Resmob URC Sat Reskrim Polres Parigi Moutong pada Senin (5/10) siang bolong sekitar pukul 11.30 Wita.
TBERITA TERKAIT:
Sikat habis! Resmob Gulung Bandit Spesialis Toko dan Ternak
Proses penangkapan di wilayah Desa Parigimpuu, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong ini berlangsung sangat dramatis bak film action.
Sadar aksinya diendus korps baju cokelat, para pelaku langsung tancap gas memanfaatkan ketangguhan mesin Innova teranyar mereka.
Aksi kejar-kejaran di jalanan tak terhindarkan sebelum akhirnya ketangkasan petugas berhasil mengepung dan menghentikan paksa laju kendaraan mentereng tersebut.
Sok Mentereng, Hobi Congkel Pintu
Langkah taktis kepolisian ini merupakan respons cepat atas jeritan para pemilik toko dan peternak yang resah.
Berbekal laporan masyarakat, Tim Resmob URC menggelar penyelidikan senyap hingga berhasil mengunci target yang ternyata bergerak menggunakan mobil keluarga kelas atas.
Dalam menjalankan aksinya, komplotan “maling borjuis” ini terbilang licik.
Untuk sasaran kios atau toko, mereka sengaja berpatroli dengan mobil mewahnya untuk memantau situasi tanpa memicu kecurigaan warga.
Begitu toko tutup dan ditinggal pemiliknya, pelaku langsung turun merusak pintu atau mencongkel jendela menggunakan linggis dan obeng.
Begitu berada di dalam, barang dagangan yang punya nilai ekonomis langsung dikuras habis.
Sementara untuk target hewan ternak, modusnya tidak kalah mencengangkan.
Mereka memanfaatkan sunyinya malam, mendatangi lokasi pemeliharaan, melepas ikatan, lalu menjebloskan kambing-kambing tersebut ke dalam kabin Innova gres itu untuk segera dilarikan dan dijual.

Isi Kabin Mewah Muat Kambing
Dari hasil interogasi awal, kedua pelaku langsung “bernyanyi” dan mengakui telah mengacak-acak banyak wilayah.
Mulai dari membobol kios di Desa Toboli (Parigi Utara), Desa Pelawa (Parigi Tengah), Desa Olaya (Parigi), hingga menguras ternak di Desa Donggulu (Kasimbar).
Sebagian barang jarahan bahkan ditengarai sudah dilempar dan dijual pelaku ke Kabupaten Tojo Una-Una.
Dari dalam mobil Innova model terbaru tersebut, polisi menyita segudang barang bukti yang bikin geleng-geleng kepala.
Selain 4 ekor kambing terpaksa berdesakan di kabin mobil mewah dan 1 unit mobil Toyota Kijang Innova silver beserta STNK, petugas juga mengamankan belasan bungkus mi instan, Berbagai makanan ringan, roti, rokok, puluhan korek gas dan pulpen, sejumlah perhiasan dan telepon genggam.
Sedangkan alat tempur maling jaman now itu adalah karung, kunci Y, kunci pas, obeng, linggis, pisau, serta parang.

Polisi Buru Jaringan Penadah
Pihak Sat Reskrim Polres Parigi Moutong menegaskan kasus maling bergaya necis ini masih akan terus dikembangkan secara intensif.
Pengembangan dilakukan untuk melacak kemungkinan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain, jaringan penadah menampung barang curian dari mobil mewah tersebut, hingga keterlibatan pelaku tambahan.
Saat ini, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Parigi Moutong untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
Kendati demikian, dalam proses penyidikan, polisi tetap menghormati hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. *IND









