LAPORAN KHUSUS

Es Teler Daeng Mail, Sangat Populer Pada Zamannya

331
×

Es Teler Daeng Mail, Sangat Populer Pada Zamannya

Sebarkan artikel ini

KoranIndigo – Daeng Mail, salah satu penjual Es Teler yang sangat populer di zamannya. Pertama kali, ia membuka kedainya pada awal tahun 2013 sampai dengan sekarang.

“Saya pertama buka di sini sejak awal tahun 2013. Dulunya, saya hanya menjual satu varian es saja. Tetapi sekarang sudah ada berbagai macam varian seperti Alpukat Kocok toping milo, Jasuke dan Es Teler campur durian,” kata Daeng Mail kepada klikparimo.id, Kamis, 15/2/2024.

Seperti kita ketahui, Es Teler merupakan campuran buah-buahan segar. Daeng Mail sendiri, membeli buah-buah segar dari kedai buah di Parigi maupun luar Parigi, tergantung harga buah pada saat itu.

Es Teler Daeng Mail ini, sangat berbeda dari penjual Es yang lainnya, dimana, tempat untuk berjualannya menggunakan mobil yang telah di modifikasi. Sehingga masyarakat yang melihatnya sangat unik dan menarik perhatian.

Dikatakannya, dengan memakai mobil untuk berjualan dapat sangat membantunya. Daeng mail bisa beristirahat di dalamnya tanpa meninggalkan tempat jualan.

Keseharian Daeng Mail, hanya menjual Es Teler. Ia membuka tempat jualannya mulai dari jam 10.00-16.00 waktu setempat. Dengan berjualan Es Teler itu, Daeng Mail dapat menafkahi keluarganya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa pada tahun 2013-2019 pendapatan yang dihasilkan sampai dengan ratusan rupiah perharinya. Pada saat memasuki tahun 2020 sampai dengan sekarang pendapatannya menurun.

“Pendapatan saya waktu pertama berjualan di sini mencapai 600 sampai 700 ribu perhari. Tapi sekarang menurun karena sudah banyaknya penjual disini,” ujarnya.

Tempat berjualan Daeng Mail sangatlah strategis, karena berlokasikan di Lapangan Toraranga, kelurahan Loji, di depan kantor Perpustakaan Kabupaten Parigi Moutong. Dan berdekatan dengan SMP Negeri 1 Parigi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Manajer sekaligus pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Aksan alias Akas, mengaku menerima uang Rp500 ribu hingga Rp600 ribu dari penyaluran solar subsidi serta Rp50 ribu hingga Rp80…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bersiap melaporkan sejumlah SPBU atas dugaan penyelewengan solar bersubsidi. Organisasi kemasyarakatan itu mendesak kepolisian, Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas mengusut distribusi…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Solar subsidi diduga bukan cuma mengalir ke tangki kendaraan, tetapi juga membawa fulus ke kantong pengawas. Lebih panas lagi, Aksan alias Akas, Manajer sekaligus Pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong…

LAPORAN KHUSUS

SOLAR subsidi diduga menjadi ladang setoran, operator nozzle kebagian untung, pengawas ikut menerima fulus. Di tengah petani dan nelayan mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM, pengakuan Manajer sekaligus Pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Aksan alias Akas, justru membuka…

Example 325x325