DAERAH

Dinsos Sulawesi Tengah Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

299
×

Dinsos Sulawesi Tengah Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen meningkatkan kualitas hidup orang lanjut usia (lansia) agar kelompok tersebut lebih sehat, mandiri dan sejahtera di usia senja.

 

“Lansia salah satu kelompok rentan yang menjadi perhatian pemerintah untuk dipenuhi kualitas hidupnya supaya mereka berdaya dan mendapat sentuhan kasih sayang,” kata Kepala Dinas Sosial Sulteng Siti Hasbiah Zaenong saat memaparkan materinya pada sosialisasi/advokasi program pengembangan kesehatan lansia yang diinisiasi Dinas Kesehatan Sulteng di Palu, Jumat, (07\07)

 

Ia menjelaskan, intervensi pemenuhan kualitas hidup lansia telah dituangkan dalam kebijakan Dinas Sosial Sulteng, salah satunya yakni program lanjut usia terlantar melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS LU).

 

Yang mana, program ini terdiri dari pembinaan kesehatan lansia ditujukan pada upaya peningkatan derajat kesehatan dan kemampuan untuk mandiri supaya selama mungkin tetap produktif serta berperan aktif.

 

Kemudian, pemberdayaan LKS kepada masyarakat melalui peningkatan peran keluarga dalam menyelenggarakan upaya kesehatan lansia secara berkesinambungan.

 

“Peningkatan kualitas hidup dilaksanakan dengan pendekatan holistik secara terpadu dengan memperhatikan nilai sosial dan budaya yang ada dalam konteks kesehatan keluarga,” ujarnya.

 

Lebih lanjut di jelaskannya, dari kebijakan itu juga, Dinsos Sulteng melakukan pemenuhan kebutuhan dasar dengan memberikan bantuan bahan pangan, pelayanan harian lansia yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kemudian intervensi Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Atensi dengan sumber pembiayaan APBN.

 

Di Sulteng, katanya, terdapat 15 KLS LU dan satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik pemerintah tersebar di delapan kabupaten/kota yakni Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, Morowali, Tolitoli, Buol, Banggai Kepulauan dan Kota Palu dengan jumlah lansia yang dirawat sebanyak 4.111 jiwa.

 

“Kami ingin lansia juga merasakan kesejahteraan sosial, dalam artian mereka sehat, mandiri dan bahagia serta terlindungi dari tindakan kekerasan,” tutur Hasbiah.

 

Ia menambahkan, kegiatan diinisiasi Dinkes Sulteng sebagai upaya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan layanan kepada lansia guna memperbaiki usia harapan hidup di Sulteng. (Ind*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

POSO | KORANINDIGO — Tanah di kawasan tambang emas tanpa izin Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali bergerak. Pada Jumat, 11 September 2026, material longsor menerjang area penambangan dan mengenai sejumlah penambang. Beberapa…

DAERAH

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong membentuk tim terpadu demi membongkar gurita penyelewengan Solar subsidi lintas wilayah. Langkah taktis ini diambil menyusul maraknya praktek lancung manipulasi QR Code, monopoli antrean, hingga setoran fulus atensi di SPBU. Sengkarut…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO — Produksi perikanan Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 658.451,80 ton. Kenaikan terutama terlihat pada perikanan tangkap, sementara angka produksi budidaya masih berstatus sementara. Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah mencatat produksi…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong, Supriadin, memberikan penjelasan mengenai polemik mekanisme pembagian barcode BBM bersubsidi bagi petani di wilayah selatan. “Barcode itu…

Example 325x325