Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 970x250 Example 970x250
DAERAH

Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Rp46 Miliar di Dinas Kelautan dan Perikanan Morowali

363
×

Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Rp46 Miliar di Dinas Kelautan dan Perikanan Morowali

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Morowali terus mendalami dugaan korupsi proyek senilai Rp46 miliar di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dugaan korupsi pada DKP Morowali itu diantaranya proyek berupa pengadaan kapal nelayan, mesin katinting, pengadaan rumpon serta pukat.

Anggaran proyek disinyalir merugikan keuangan negara itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2023.

Kajari Morowali I Wayan Suardi SH MH menyatakan, bahwa setalah penetapan tersangka dugaan korupsi dana penyertaan modal perusda Morowali, pihaknya akan fokus terhadap dugaan korupsi pada DKP Morowali.

“Kita rencanakan setelah penetapan tersangka dugaan korupsi dana penyertaan modal Perusda Morowali, baru kita melangkah ke dugaan korupsi pada DKP Morowali. Pokoknya kawan-kawan pers kawal kami biar tegak lurus melangkah memberantas korupsi di Morowali ini”, kata Wayan Suardi, seperti dilansir deadlinenews, Selasa (18/6).

Kajari Morowali, I Wayan Suardi SH MH

Sebelumnya, Kajari Morowali I Wayan Suardi menyebutkan, bakal melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Kelautan dan perikanan Morowali, Fajar.

Selain Kadis Fajar, jaksa juga bakal melakukan periksa kepada Drs Taslim.

Taslim diketahui juga mnerupakan bekas Bupati Morowali periode 2018-2023.

“Kadis nya kita periksa selaku pemegang kebijakan kelola anggaran. Selanjutnya, penanggung jawab keuangan, yaitu bupati. Dalam hal ini eks bupati,  yaitu Drs Taslim yang pada 2023 menjabat selaku Bupati Morowali. Jadi, selain Kepala Dinas (Fajar), mantan Bupati juga akan turut kita periksa, nanti kita lihat sejauh mana tanggung jawabnya”, kata Kajari Morowali I Wayan Suardi.

Sementara itu, eks bupati Morowali, Taslim, kepada wartawan mengatakan bahwa dirinya tengah menunggu surat panggilan dari Kejari Morowali.

“Insyaallah saya menunggu surat dari Kajari”, tulis eks bupati Morowali 2018-2023 Taslim, via whatsappnya. (min)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

GORONTALO | KORANINDIGO – Konflik antara masyarakat lokal dan perusahaan tambang emas Panin Gold Project PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS). Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) di Pohuwato, Provinsi Gorontalo, semakin memanas….

Example 325x325