Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 468x60
DAERAH

Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Rp46 Miliar di Dinas Kelautan dan Perikanan Morowali

430
×

Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Rp46 Miliar di Dinas Kelautan dan Perikanan Morowali

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Morowali terus mendalami dugaan korupsi proyek senilai Rp46 miliar di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dugaan korupsi pada DKP Morowali itu diantaranya proyek berupa pengadaan kapal nelayan, mesin katinting, pengadaan rumpon serta pukat.

Anggaran proyek disinyalir merugikan keuangan negara itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2023.

Kajari Morowali I Wayan Suardi SH MH menyatakan, bahwa setalah penetapan tersangka dugaan korupsi dana penyertaan modal perusda Morowali, pihaknya akan fokus terhadap dugaan korupsi pada DKP Morowali.

“Kita rencanakan setelah penetapan tersangka dugaan korupsi dana penyertaan modal Perusda Morowali, baru kita melangkah ke dugaan korupsi pada DKP Morowali. Pokoknya kawan-kawan pers kawal kami biar tegak lurus melangkah memberantas korupsi di Morowali ini”, kata Wayan Suardi, seperti dilansir deadlinenews, Selasa (18/6).

Kajari Morowali, I Wayan Suardi SH MH

Sebelumnya, Kajari Morowali I Wayan Suardi menyebutkan, bakal melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Kelautan dan perikanan Morowali, Fajar.

Selain Kadis Fajar, jaksa juga bakal melakukan periksa kepada Drs Taslim.

Taslim diketahui juga mnerupakan bekas Bupati Morowali periode 2018-2023.

“Kadis nya kita periksa selaku pemegang kebijakan kelola anggaran. Selanjutnya, penanggung jawab keuangan, yaitu bupati. Dalam hal ini eks bupati,  yaitu Drs Taslim yang pada 2023 menjabat selaku Bupati Morowali. Jadi, selain Kepala Dinas (Fajar), mantan Bupati juga akan turut kita periksa, nanti kita lihat sejauh mana tanggung jawabnya”, kata Kajari Morowali I Wayan Suardi.

Sementara itu, eks bupati Morowali, Taslim, kepada wartawan mengatakan bahwa dirinya tengah menunggu surat panggilan dari Kejari Morowali.

“Insyaallah saya menunggu surat dari Kajari”, tulis eks bupati Morowali 2018-2023 Taslim, via whatsappnya. (min)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PALU – Wakil Bupati Parigi Moutong dalam kegiatan simposium, Senin (27/4), menyebutkan telah diusulkan 17 titik tambang untuk dilegalkan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Pernyataan tersebut menimbulkan kegelisahan dan memantik kritik keras dari Wakil Ketua…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong (Parimo) bergeser dari Purnama ke Dian Herdiman. Pergeseran itu berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung nomor KEP-IV-347/C/04/2026 per 13 April 2026. Purnama sebelumnya menjabat Kajari…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat paripurna dengan agenda penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat DPRD…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Suasana rapat paripurna pembahasan LKPJ 2025 DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendadak panas. Politisi asal PKB Chandra Setiawan, Walk Out usai lontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah dan internal DPRD. Rapat…

Example 325x325