Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
LAPORAN KHUSUS

Presiden Jokowi Tinjau Masjid Ramah Lingkungan di Kampus Universitas Aisyiah Yogyakarta

279
×

Presiden Jokowi Tinjau Masjid Ramah Lingkungan di Kampus Universitas Aisyiah Yogyakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KoranIndigo – Presiden Joko Widodo meninjau Masjid Walidah Dahlan yang terletak di kawasan kampus Universitas Aisyiah (Unisa) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu, 31 Januari 2024. Rektor Universitas Aisyiah Yogyakarta, Warsiti, yang mendampingi Presiden Jokowi selama peninjauan menjelaskan bahwa masjid tersebut dibangun tidak hanya untuk kepentingan civitas, tetapi juga masyarakat umum.

“Masjid ini memang didirikan dalam rangka untuk pertama pastinya memenuhi kebutuhan civitas. Selain itu, karena letak yang strategis masjid ini juga bisa dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” ungkapnya.

Menurut Warsiti, Masjid Walidah Dahlan dirancang dengan desain yang ramah lingkungan, misalnya sirkulasi air wudu yang bisa dipakai kembali. Selain itu, masjid juga didesain dengan sistem ventilasi udara yang memungkinkan penghematan energi.

“Jadi memang kita desain untuk hemat energi dan itu memang salah satu dari visi Aisyiah Yogyakarta sebagai kampus berwawasan kesehatan,” imbuhnya.

Masjid Walidah Dahlan sendiri diberi nama dari dua tokoh Muhammadiyah, yakni pendiri Muhammadiyah K.H. Ahmad Dahlan dan istrinya, Siti Walidah. Kedua tokoh tersebut dinilai telah memberikan inspirasi kepada umat, khususnya kaum perempuan.

“Masjid ini kita beri nama Walidah Dahlan sebagai dua tokoh Muhammadiyah yang memberikan inspirasi kepada kita, kaum perempuan khususnya, untuk bisa terus berkemajuan,” tutur Warsiti.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unisa Yogyakarta, Siti Noordjannah Djohantini, menambahkan bahwa Presiden Jokowi mengapresiasi kehadiran Masjid Walidah Dahlan. Presiden juga mengapresiasi desain serta cepatnya pembangunan masjid tersebut.

“Beliau memang sejak awal sudah melihat dan mendukung tentang keberadaan masjid di sebuah kampus. Oleh karena itu, Bapak Presiden mengatakan bahwa ini masjid yang dimiliki oleh Aisyiah, oleh Universitas Aisyiah yang membanggakan,” ungkap Siti Noordjannah.

Siti pun berharap Masjid Walidah Dahlan bisa memenuhi tujuan didirikannya, serta dapat menjadi masjid yang makmur. “Kami berharap masjid ini makmur, digunakan untuk ibadah, untuk berbagai kegiatan karena ada fasilitas yang lain, ada pemberdayaan ekonomi dan sebagainya. Masjid untuk kampus dan masyarakat,” tandasnya.

Usai melakukan peninjauan, Presiden Jokowi kemudian menunaikan salat zuhur berjemaah di Masjid Walidah Dahlan. Turut hadir mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

(BPMI Setpres)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

“Nilai seleweng fulus di DP3AP2KB terlalu kecil.” Pernyataan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Parigi Moutong saat itu, Irwanto, menjadi penutup pemeriksaan terhadap pengelolaan dana di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

LAPORAN KHUSUS

“Setiap rupiah dari anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan.” Peringatan Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah Agus Yulianto itu mengemuka saat realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik/Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) di Sulawesi Tengah baru mencapai 8,32 persen…

LAPORAN KHUSUS

“Saya bahkan pernah ditawari uang supaya menerima kegiatan tambang ini. Tapi saya tolak karena masyarakat tidak setuju dan dampaknya sudah terasa,” kata Kepala Desa Baliara, Fadli Badja. Dari atas, Jembatan Baliara masih berdiri utuh. Namun, ancaman…

Example 325x325