LAPORAN KHUSUS

Presiden Jokowi Tinjau Masjid Ramah Lingkungan di Kampus Universitas Aisyiah Yogyakarta

301
×

Presiden Jokowi Tinjau Masjid Ramah Lingkungan di Kampus Universitas Aisyiah Yogyakarta

Sebarkan artikel ini

KoranIndigo – Presiden Joko Widodo meninjau Masjid Walidah Dahlan yang terletak di kawasan kampus Universitas Aisyiah (Unisa) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu, 31 Januari 2024. Rektor Universitas Aisyiah Yogyakarta, Warsiti, yang mendampingi Presiden Jokowi selama peninjauan menjelaskan bahwa masjid tersebut dibangun tidak hanya untuk kepentingan civitas, tetapi juga masyarakat umum.

“Masjid ini memang didirikan dalam rangka untuk pertama pastinya memenuhi kebutuhan civitas. Selain itu, karena letak yang strategis masjid ini juga bisa dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” ungkapnya.

Menurut Warsiti, Masjid Walidah Dahlan dirancang dengan desain yang ramah lingkungan, misalnya sirkulasi air wudu yang bisa dipakai kembali. Selain itu, masjid juga didesain dengan sistem ventilasi udara yang memungkinkan penghematan energi.

“Jadi memang kita desain untuk hemat energi dan itu memang salah satu dari visi Aisyiah Yogyakarta sebagai kampus berwawasan kesehatan,” imbuhnya.

Masjid Walidah Dahlan sendiri diberi nama dari dua tokoh Muhammadiyah, yakni pendiri Muhammadiyah K.H. Ahmad Dahlan dan istrinya, Siti Walidah. Kedua tokoh tersebut dinilai telah memberikan inspirasi kepada umat, khususnya kaum perempuan.

“Masjid ini kita beri nama Walidah Dahlan sebagai dua tokoh Muhammadiyah yang memberikan inspirasi kepada kita, kaum perempuan khususnya, untuk bisa terus berkemajuan,” tutur Warsiti.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unisa Yogyakarta, Siti Noordjannah Djohantini, menambahkan bahwa Presiden Jokowi mengapresiasi kehadiran Masjid Walidah Dahlan. Presiden juga mengapresiasi desain serta cepatnya pembangunan masjid tersebut.

“Beliau memang sejak awal sudah melihat dan mendukung tentang keberadaan masjid di sebuah kampus. Oleh karena itu, Bapak Presiden mengatakan bahwa ini masjid yang dimiliki oleh Aisyiah, oleh Universitas Aisyiah yang membanggakan,” ungkap Siti Noordjannah.

Siti pun berharap Masjid Walidah Dahlan bisa memenuhi tujuan didirikannya, serta dapat menjadi masjid yang makmur. “Kami berharap masjid ini makmur, digunakan untuk ibadah, untuk berbagai kegiatan karena ada fasilitas yang lain, ada pemberdayaan ekonomi dan sebagainya. Masjid untuk kampus dan masyarakat,” tandasnya.

Usai melakukan peninjauan, Presiden Jokowi kemudian menunaikan salat zuhur berjemaah di Masjid Walidah Dahlan. Turut hadir mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Proyek pembangunan fasilitas Perpustakaan Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, senilai miliaran rupiah mendadak berubah menjadi pusaran sengketa hukum dan dugaan korupsi. Proyek bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO — CV Arawan berada di tengah dua perkara sekaligus: sengketa pembayaran proyek pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Parigi Moutong senilai sekitar Rp8,7 miliar dan penyidikan dugaan korupsi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI – KORANINDIGO – Armada truk tua tanpa kelayakan jalan berderet di SPBU 74.943.08, Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kampal, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Ban gundul, bodi berkarat, bahkan sebagian bak kehilangan lantai. Namun setiap…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO– Seolah Kebal hukum, sedikitnya 15 hingga 20 armada diduga sengaja ditempatkan dalam antrean Solar subsidi di SPBU 74.943.08 Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kampal, Kabupaten Parigi Moutong. Kendaraan-kendaraan itu keluar-masuk barisan mengisi Solar…

Example 325x325