Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 970x250 Example 970x250
NASIONAL

Usai Ikuti Pembekalan Antikorupsi, Anggota DPD Malah Dilapor ke KPK

304
×

Usai Ikuti Pembekalan Antikorupsi, Anggota DPD Malah Dilapor ke KPK

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIMO – Pada 21 Oktober 2024, 152 Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI)periode 2024-2029, mengikuti pembekalan penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas) diselenggarakan oleh lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, tengara suap dan bagi-bagi fulus dalam pemilihan pimpinan DPD dan MPR RI periode 2024-2029, saat ini malah telah dilaporkan ke KPK.

Adalah Muhamad Fithrat Ilham, mantan staf ahli salah satu anggota DPD RI dapil Sulawesi Tengah (Sulteng) yang melaporkan pasa suap dan bagi-bagi fulus tersebut, pada Kamis (5/12).

Seperti dilansir radarsulteng.net, Fitrat menyatakan bahwa dirinya baru memenuhi undangan KPK dalam rangka memberikan keterangan tambahan.

Menurut Fithrat, ia telah melayangkan laporan resmi ke KPK berisikan bukti adanya dugaan bagi-bagi fulus saat pemilihan pimpinan DPD RI.

Mantan staf ahli dari anggota DPD RI dapil Sulteng, Muhamad Fithrat Ilham usai melaporkan dugaan suap dan bagi-bagi uang untuk pemilihan pimpinan DPD-MPR RI. (FOTO. DOKUMEN PRIBADI)

Saat itu, kata Fithrat, dirinya diminta oleh salah satu anggota DPD RI dari dapil Sulteng untuk menukarkan uang dolar Amerika ke mata uang rupiah di salah satu bank.

“Totalnya 13 ribu dolar Amerika atau kalau dirupiahkan 200 juta lebih. Semua bukti percakapan di antaranya rekapan percakapan, foto tangkapan layar, bukti penukaran uang, dan lainnya, sudah saya serahkan ke KPK”, kata Fithrat dari balik gagang telepon genggamnya.

Dia berharap KPK segera melakukan tindak lanjut sesuai dengan semangat Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Bahwa ada dugaan praktik korupsi terjadi pada lembaga negara berisikan para wakil rakyat terhormat.

“Saya berharap kasus ini jadi perhatian semua pihak dan dikawal, karena ada dugaan pelanggaran hukum (dugaan korupsi) dalam pemilihan pimpinan DPD dan MPR RI”, katanya.

Fithrat mengatakan, terlepas dari pemasalahan pribadi antara dia dengan salah satu anggota DPD RI inisial RA, ada dugaan praktik korupsi terjadi saat proses pemilihan pimpinan DPD dan MPR RI.

”Kita ini bayar pajak dan para wakil-wakil kita yang duduk sekarang ini digaji dari dana pajak, dari uang kita rakyat. Jadi kita harus mengawasi dan melaporkan kalau ada pelanggaran hukum”, tegas Fithrat.

Fithrat juga membeber bahwa sejak melaporkan kasus dugaan suap dan bagi-bagi fulus tersebut, dirinya banyak mendapat tekanan, salah satunya adalah dilaporkan terkait pasal UU ITE.

“Saya dikabari bahwa saya dilaporkan UU ITE. Padahal yang saya beberkan itu kan fakta, bukan hoax. Sebagai anak bangsa kita harus mengawal kasus ini dan saya berharap kasus ini dikawal semua pihak termasuk media, khususnya media yang ada di Sulteng”, katanya.

Sementara itu, anggota DPR RI yang juga mewakili kelompok DPD untuk menjadi Wakil Ketua MPR RI periode 2024-2029 DPD RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman saat dihubungi wartawan masih enggan memberikan tanggapan. (ron)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

SEJUMLAH ruang kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut) digeledah penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026. Diduga penggeledahan tersebut berkaitan kasus dugaan korupsi tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara. Informasi yang dihimpun, penggeledahan…

NASIONAL

FRAKSI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI menyambut positif langkah pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2025 yang menjadi dasar kenaikan tunjangan profesi hakim di seluruh lingkungan peradilan. Dalam ketentuan tersebut, tunjangan terendah…

NASIONAL

Oleh: Teuku Gandawan Xasir* HARGA emas dunia masih terus menggila. Dalam beberapa tahun terakhir, emas kembali menjadi primadona global, menjadi pelarian nilai di tengah ketidakpastian geopolitik, perang, inflasi, dan ketegangan ekonomi dunia. Negara-negara berlomba mengamankan cadangan…

NASIONAL

WACANA pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD mendapat penolakan paling keras dari generasi Z. Temuan ini terekam dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Direktur Sigi LSI Denny JA, Ardian Sopa, mengungkapkan sebanyak 84…

Example 325x325