Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Gubernur Sulteng Dorong Pemkab Parimo Siapkan Bumi Perkemahan Khusus Kepramukaan

121
×

Gubernur Sulteng Dorong Pemkab Parimo Siapkan Bumi Perkemahan Khusus Kepramukaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Indigo – Peringatan Hari Pramuka ke-64 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” menjadi momen penting bagi penguatan gerakan kepramukaan di daerah. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, memberikan motivasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong agar dapat menyiapkan Bumi Perkemahan khusus bagi para anggota Pramuka.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur saat memimpin upacara peringatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, Wakil Bupati, H. Abdul Sahid, dan Ketua TP-PKK Parigi Moutong, Ny. Sri Sulastri Erwin Burase.
Pada momen tersebut, Gubernur Anwar Hafid juga menyerahkan Lencana Pancawarsa kepada Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam pembinaan dan pengembangan gerakan Pramuka di daerah.
“Hari ini Bupati dan Wakil Bupati hadir langsung. Parigi Moutong harus memiliki Bumi Perkemahan khusus bagi para anggota Pramuka. Hal ini tidak hanya berlaku untuk Parigi Moutong, tetapi juga menjadi kebutuhan seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah,” tegas Gubernur.
Menurutnya, keberadaan Bumi Perkemahan akan menjadi fasilitas strategis yang memudahkan penyelenggaraan kegiatan kepramukaan tanpa harus berpindah-pindah lokasi. Dengan pusat kegiatan yang representatif, para anggota Pramuka dapat lebih fokus pada pembinaan karakter, keterampilan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
“Kita harus menyiapkan tempat yang layak agar anggota Pramuka tidak kesulitan mencari lokasi setiap kali mengadakan kegiatan. Ini adalah bagian dari upaya membangun pusat aktivitas kepramukaan yang nyaman dan berdaya guna,” tambahnya.
Gubernur juga menegaskan, tema peringatan tahun ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk terus mencetak generasi unggul secara kompetensi, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan.
“Peringatan Hari Pramuka ini harus menjadi momentum untuk berinovasi dan adaptif, tanpa meninggalkan nilai dasar Dasa Dharma dan Tri Satya. Mari kita jadikan Pramuka sebagai gerakan yang inklusif, terbuka, dan mampu menjawab tantangan zaman sambil tetap berakar pada jati diri bangsa,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyambut positif arahan tersebut dan akan mengkaji langkah strategis untuk mewujudkan keberadaan Bumi Perkemahan sebagai pusat kegiatan kepramukaan yang dapat dimanfaatkan seluruh elemen, khususnya generasi muda di Bumi Songulara.
*Sumber : Prokopim Setda di Publish Diskominfo Parigi Moutong*
Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325