PARIGI MOUTONG — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bergerak cepat menangani tanggul jebol yang memicu banjir di Kecamatan Torue. Penanganan darurat dimulai dengan pemasangan bronjong untuk menahan luapan sungai sekaligus mencegah banjir susulan.
Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Abdul Sahid seusai meninjau lokasi terdampak bersama BPBD, organisasi perangkat daerah, camat, dan pemerintah desa. Menurut dia, pekerjaan darurat segera dilakukan setelah pemerintah menyepakati langkah penanganan di lapangan.
Banjir tidak menimbulkan korban jiwa, namun menghantam sektor pertanian. Di Desa Purwosari, sawah yang hampir memasuki masa panen tertimbun lumpur sehingga petani terancam kehilangan hasil produksi.
Pemerintah juga mengidentifikasi sejumlah titik rawan lain. Drainase di Dusun 8 Desa Tolai rusak dan perlu diperlebar, sementara di Desa Tolai Barat abrasi sempat mengancam permukiman warga. Adapun di Desa Tolai Timur, penyempitan saluran air dinilai menjadi salah satu penyebab banjir sehingga normalisasi dan pelebaran drainase akan segera dilakukan.
Abdul Sahid juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat sampah. Menurut dia, upaya itu menjadi bagian dari pencegahan banjir selain perbaikan infrastruktur pengendali air. IND










