PARIGI | KORANINDIGO – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan.
Upacara berlangsung di halaman Kantor Bupati Parimo, Rabu (1/7), dipimpin Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan. Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Parimo Abdul Sahid, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, dan tokoh masyarakat.
Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, peringatan tersebut menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan pelayanan profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kapolres membacakan amanat Presiden Republik Indonesia yang mengapresiasi dedikasi Polri dalam menjaga keamanan nasional.
Presiden menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan syarat utama keberlangsungan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Karena itu, Polri diminta terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan publik.
Kehadiran Wakil Bupati Abdul Sahid mencerminkan dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap penguatan kolaborasi dengan TNI dan Polri.
Sinergi antarlembaga dinilai menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menciptakan iklim kondusif bagi investasi, pelayanan publik, dan percepatan pembangunan daerah.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas daerah.
Keamanan yang terpelihara diyakini menjadi fondasi bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Parimo. IND










