DAERAH

Bupati Erwin Paparkan Capaian Serta Kendala Prognas

206
×

Bupati Erwin Paparkan Capaian Serta Kendala Prognas

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H Erwin Burase, paparkan capaian serta kendala pelaksanaan program nasional (prognas), dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

“Masyarakat di wilayah utara dan daerah terpencil hingga saat ini belum merasakan manfaat program ini, dan terus menyampaikan keluhan,” ujar Erwin Burase saat memaparkan pelaksanaan prognas di Gedung Serbaguna Matano, Kabupaten Morowali, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, hingga kini Parimo telah mengoperasikan 21 unit dapur Sentra Penyediaan Pangan Bergizi (SPPG).

Dari total 841 sekolah, sebanyak 354 sekolah telah menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau sekitar 42 persen dari target sasaran.

Jumlah siswa penerima manfaat, tercatat sekitar 28 ribu anak atau sekitar 40 persen dari total siswa yang berhak menerima layanan tersebut.

Dari 21 unit dapur yang dibangun, dua unit masih dalam tahap penyelesaian dan satu unit lainnya dihentikan sementara karena kendala Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL).

Menurut Erwin, pelaksanaan program MBG masih hadapi hambatan, mulai kurangnya koordinasi penentuan lokasi pembangunan dapur hingga distribusi makanan belum tepat waktu.

Ia menjelaskan, sebagian besar dapur MBG masih terkonsentrasi di wilayah eks Kota Parigi dan belum menjangkau wilayah utara maupun daerah terpencil di Kabupaten Parimo, yang memiliki bentang wilayah sepanjang 512 kilometer dari perbatasan Poso hingga Gorontalo.

Selain itu, pembagian makanan yang kerap dilakukan menjelang akhir jam sekolah membuat makanan lebih banyak dibawa pulang dibanding dikonsumsi langsung oleh siswa di sekolah.

“Kami juga masih menghadapi keterlambatan pengusulan data sekolah dan siswa, khususnya di wilayah terpencil. Ada 78 sekolah yang sangat membutuhkan tetapi belum mendapatkan layanan,” jelasnya.

Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo, lanjutnya, telah mengusulkan pembangunan 61 titik dapur baru di wilayah terpencil guna memperluas jangkauan layanan MBG.

Dalam pemaparannya, Erwin juga mengungkapkan, Kabupaten Parimo masih menjadi daerah dengan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) tertinggi di Sulawesi Tengah (Sulteng), mencapai sekitar 13.500 yang sebagian besar berada di Kecamatan Tinombo, Palasa dan Tomini.

Di bidang kesehatan, tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (UHC) di Kabupaten Parimo meningkat dari sekitar 82 persen menjadi 89,89 persen melalui kolaborasi program Berani Sehat bersama Pemerintah Sulteng dan BPJS Kesehatan.

Pemda Parimo juga mengalokasikan anggaran untuk membantu pembiayaan kasus yang tidak ditanggung BPJS, serta menyediakan layanan ambulans gratis untuk masyarakat hingga wilayah terpencil.

Sementara itu, angka stunting di Kabupaten Parimo disebut mengalami penurunan dari 8,7 persen menjadi 8 persen pada periode 2024–2025, menjadi penurunan terbesar di tingkat provinsi.

Pada sektor ekonomi dan sosial, Pemda Parimo telah membangun 32 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari total 283 desa dan kelurahan. Tiga unit di antaranya, telah beroperasi penuh.

Program Sekolah Rakyat yang diusulkan Pemda Parimo, juga telah dinyatakan memenuhi syarat dan dijadwalkan mulai merekrut siswa tahun depan.

Selain itu, Pemda Parimo telah mengusulkan 6.000 unit rumah tidak layak huni dalam program 3 juta rumah dari total kebutuhan sekitar 21 ribu unit rumah di daerah tersebut.

Di sektor ketahanan pangan, Erwin menyebut Kabupaten Parimo masih surplus produksi beras sekitar 100 ribu ton per tahun.

Namun pada 2026, terjadi penurunan produksi akibat banjir yang merendam lahan persawahan karena belum adanya normalisasi sungai. IND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

POSO | KORANINDIGO — Tanah di kawasan tambang emas tanpa izin Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali bergerak. Pada Jumat, 11 September 2026, material longsor menerjang area penambangan dan mengenai sejumlah penambang. Beberapa…

DAERAH

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong membentuk tim terpadu demi membongkar gurita penyelewengan Solar subsidi lintas wilayah. Langkah taktis ini diambil menyusul maraknya praktek lancung manipulasi QR Code, monopoli antrean, hingga setoran fulus atensi di SPBU. Sengkarut…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO — Produksi perikanan Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 658.451,80 ton. Kenaikan terutama terlihat pada perikanan tangkap, sementara angka produksi budidaya masih berstatus sementara. Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah mencatat produksi…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong, Supriadin, memberikan penjelasan mengenai polemik mekanisme pembagian barcode BBM bersubsidi bagi petani di wilayah selatan. “Barcode itu…

Example 325x325