DAERAH

Lereng Maut Tambang Dongi-Dongi

144
×

Lereng Maut Tambang Dongi-Dongi

Sebarkan artikel ini

POSO | KORANINDIGO — Tanah di kawasan tambang emas tanpa izin Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali bergerak. Pada Jumat, 11 September 2026, material longsor menerjang area penambangan dan mengenai sejumlah penambang. Beberapa orang terluka, tetapi tidak ada laporan korban tertimbun atau meninggal.

Peristiwa itu pertama kali mengemuka bukan dari laporan resmi aparat di lapangan, melainkan dari video beredar di media sosial.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu baru menelusuri informasi tersebut setelah menerima laporan masyarakat.

Kepala Subseksi Operasi Kansar Palu, Rusmadi, mengatakan timnya memastikan tidak ada penambang tertimbun.

“Informasi kami terima tidak ada yang tertimbun. Korban hanya luka-luka terkena imbas longsoran,” kata Rusmadi di Palu, Sabtu, 12 September.

Para korban, menurut Rusmadi, telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun jumlahnya belum dapat dipastikan. Tingkat luka mereka juga belum dijelaskan.

“Kami menerima informasi masyarakat dari tayangan video di media sosial, kemudian mencari tahu kebenaran informasi itu,” ujarnya.

Setelah memperoleh informasi korban telah dievakuasi, Kansar Palu tidak mengirim personel ke lokasi. Operasi SAR dianggap tidak diperlukan.

“Kami mendapat laporan tidak ada korban jiwa serta para korban luka-luka telah mendapat penangan medis, sehingga tidak ada personel dikerahkan melakukan operasi SAR,” kata Rusmadi.

Di titik ini, informasi mengenai insiden tersebut menyisakan sejumlah lubang. Tidak ada keterangan resmi mengenai hal itu hingga Sabtu siang.

Bahkan pemerintah desa belum menerima laporan kejadian.

Kepala Desa Dongi Dongi, Kalvin Tolu, mengatakan dirinya tidak berada di desa saat peristiwa berlangsung. Ia sedang berada di wilayah Napu, Lore, untuk menghadiri acara Padungku.

“Mohon maaf saya tidak monitor tadi malam, soalnya saya di Napu (Lore) terima tamu acara Padungku,” ujar Kalvin.

Informasi mengenai kondisi lapangan bergerak lebih cepat melalui media sosial ketimbang jalur pemerintahan setempat.

Tambang tanpa izin memang tidak berdiri di ruang kosong. Di lokasi semacam itu, keselamatan pekerja menjadi persoalan serius karena kegiatan penggalian berlangsung di medan dengan risiko longsor, runtuhan tanah, dan kecelakaan kerja.

Namun dalam kasus Dongi Dongi, belum ada penjelasan apakah sebelum kejadian pernah dilakukan pemantauan terhadap kondisi lereng atau peringatan kepada penambang.

Untuk sementara, material longsor hanya meninggalkan korban luka. IND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

AMPIBABO | KORANINDIGO – Deru mesin truk ekspedisi melintasi Jalan Trans Sulawesi, Ampibabo Utara, Parigi Moutong, kini tak lagi mampir di SPBU nomor 141. Pengemudi angkutan barang lintas provinsi atau ekspedisi enngan membuang waktu mengantre…

DAERAH

AMPIBABO | KORANINDIGO – Solar bersubsidi diduga keluar dari jalur peruntukannya di Wilayah Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Bahan bakar itu diajukan untuk kebutuhan petani dan nelayan, tetapi sebagian besar pasokan justru mengalir…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Pola baru penyaluran Solar bersubsidi mulai diuji di SPBU Kampal, Kelurahan Kampal, Jalan Trans Sulawesi. Dari pasokan 16 ton, sebanyak 2,5 ton disisihkan khusus bagi petani dan nelayan melalui koordinasi dengan…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO – Sebanyak 2.189 nomor polisi kendaraan di Sulawesi Tengah (Sulteng) masuk daftar pemblokiran QR Code BBM subsidi hingga September 2026. Angka ini menjadi bagian dari 11.093 nomor polisi di seluruh Sulawesi, setelah…

Example 325x325