PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan ketahanan keluarga menjadi kunci menghadapi berbagai ancaman sosial, seperti disrupsi digital, perundungan (bullying), kekerasan remaja, seks bebas, hingga penyalahgunaan narkoba. Penguatan keluarga juga dinilai menjadi fondasi mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas.
Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid saat memimpin Upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (29/6).
Membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Abdul Sahid mengatakan Harganas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum memperkuat keluarga sebagai lingkungan yang aman, tangguh, dan berkualitas.
Menurutnya, pembangunan keluarga harus difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui tiga pilar, yakni percepatan penurunan stunting, pendidikan karakter, serta penguatan mental dan spiritual.
Ia juga menekankan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan. Keterlibatan ayah secara emosional dinilai berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter anak dan dapat mencegah mereka terjerumus dalam perilaku menyimpang.
“Kita jangan menunggu sampai anak menjadi korban atau pelaku. Benteng pertahanan terbaik adalah ketahanan keluarga,” ujar Abdul Sahid.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas. IND










