Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 970x250 Example 970x250
NASIONAL

Mendes: Seluruh Kades di RI Akan Jalani Tes Urine Narkoba

236
×

Mendes: Seluruh Kades di RI Akan Jalani Tes Urine Narkoba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | KORANINDIGO – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan bakal bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menggelar tes urine bagi seluruh kepala desa (kades) di Indonesia.

Yandri mengaku ingin memastikan para kades tersebut memang terbebas dari narkoba. Selain itu, Yandri juga meminta BNN untuk menerangi peredaran narkoba hingga tingkat desa, sebab peredaran narkotika sudah menyasar dari kampung ke kampung.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto

“Kita akan terus kawali Pak Kepala BNN. Kita dari Kementrian Pembangunan Desa berdasarkan visi misi kabinet pak presiden, untuk tahun depan kita akan mulai, kita periksa semua kepala desa dan staf desa,” ujar Yandri Susanto saat membuka Kegiatan Sosialisasi Praktik Baik Desa Bersinar di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, baru-baru ini.

Selain itu, Yandri juga mengaku akan meminta para kades membentuk Satgas Antinarkoba di wilayahnya, agar memerangi pengguna dan peredaran narkotika.

Menurut suami dari Bupati Serang, Ratu Zakiyah itu, narkoba bisa merusak masa depan bangsa.

“Maka salah satu pintu terbang yang bisa kita selamatkan adalah kita stop semua sumber-sumber pergerakan Narkoba. Pak Kepala BNN saya ingin bertindak juga, setiap desa nanti ada satgas anti narkoba,” katanya.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom.

Sementara itu, terpisah BNN menegaskan bakal menindak peredaran narkoba hingga ke tingkat desa atau kelurahan. Sebab itu, dia meminta para pengguna maupun pengedar, sudah menjual narkotika dari kampung ke kampung.

“Administrasi terendah dari pemerintah Indonesia sebagai pengambil kebijakan terendah di desa. Maka mereka harus terlepas, terbebas dari pengaruh sindikat narkoba. Salah satu dana yang akan digunakan adalah pemeriksaan uring para kepala desa,” ujar Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom, seperti dilansir cnnindonesia.

Jika kepala desa menggunakan apalagi mengedarkan narkoba, bisa merusak pembangunan di daerah tersebut. Sehingga bisa memperlambat pembangunan nasional dari bawah.

“Kita bayangkan kalau ternyata kepala desa kita ada menggunakan narkoba, bagaimana impact-nya terhadap pembangunan di desa,” jelasnya. IND

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

SEJUMLAH ruang kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut) digeledah penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026. Diduga penggeledahan tersebut berkaitan kasus dugaan korupsi tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara. Informasi yang dihimpun, penggeledahan…

NASIONAL

FRAKSI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI menyambut positif langkah pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2025 yang menjadi dasar kenaikan tunjangan profesi hakim di seluruh lingkungan peradilan. Dalam ketentuan tersebut, tunjangan terendah…

NASIONAL

Oleh: Teuku Gandawan Xasir* HARGA emas dunia masih terus menggila. Dalam beberapa tahun terakhir, emas kembali menjadi primadona global, menjadi pelarian nilai di tengah ketidakpastian geopolitik, perang, inflasi, dan ketegangan ekonomi dunia. Negara-negara berlomba mengamankan cadangan…

NASIONAL

WACANA pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD mendapat penolakan paling keras dari generasi Z. Temuan ini terekam dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Direktur Sigi LSI Denny JA, Ardian Sopa, mengungkapkan sebanyak 84…

Example 325x325