Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
HUKUM

Sekda Zulfinasran Buka Kegiatan Bimtek Pemberkasan Arsip

326
×

Sekda Zulfinasran Buka Kegiatan Bimtek Pemberkasan Arsip

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDIGO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberkasan Arsip, bertempat di aula lantai dua Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (30/10/2023).

Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo dalam sambutannya yang disampaikan Sekda Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran menyampaikan bimtek dilaksanakan dalam rangka memberi pemahaman kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pengelolaan pemberkasan arsip di OPD masing-masing.

Hal itu dalam rangka mewujudkan, meningkatkan kualitas pemberkasan arsip good Governance dan clean Governance yang meningkatkan kesadaran terhadap fungsi sebagai bukti akuntabilitas kinerja dan mendukung proses pengambilan keputusan pada organisasi.

Menurutnya, terselenggaranya pemerintahan yang baik tidak lepas dari peran kearsipan yang baik, peran penting pemberkasan arsip dalam pelaksanaan reformasi birokrasi berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan menyediakan informasi yang autentik dan dapat dimanfaatkan oleh publik secara transparan.

Dikatakannya, informasi di dalam sebuah arsip merupakan hal yang sangat penting bagi kelancaran instansi terutama dalam mendukung kelancaran administrasi dan manajemen suatu instansi yaitu sebagai sumber informasi, sumber sejarah, pusat ingatan dan acuan serta barang bukti bagi suatu instansi jika terjadi gugatan atau permasalahan hukum.

“Untuk itu saya sangat mendukung kegiatan yang positif ini karena dengan diadakannya bimbingan teknis ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi tenaga pengelola arsip, bagaimana cara mengelola arsip dengan baik dan meningkatkan pengetahuan serta bimtek akan tatakelola arsip yang sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Selanjutnya Sekda berpesan kepada seluruh peserta yang mengikuti bimtek agar dapat mengikuti setiap kegiatan dengan baik dan melaksanakan tatakelola kearsipan yang tepat pada organisasi perangkat Daerah masing-masing nantinya.

 

Dengan begitu, para peserta mengetahui dan paham mengenai pengelolaan dan pemberkasan arsip dinamis aktif dan inaktif serta dapat memberikan kontribusi nyata bagi Organisasi Perangkat Daerah OPD masing masing untuk mencapai efektivitas, efisiensi dan akuntabilitas kinerja dalam praktek pengelolaan pemberkasan arsip dinamis maupun statis sesuai dengan tatakelola yang baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah Nyoman Suriadi Jaya dalam arahannya menyampaikan ada hal yang harus di perhatikan terutama isu secara nasional yang tentang pengalihan arsip tekstual secara elektronik mengingat kita akan beralih ke aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) yang merupakan aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. (Ind)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM

Penyidik Kejati Sulawesi Tengah tak lagi berfokus pada satu tersangka. Setelah menetapkan bekas Kepala Bapenda sebagai tersangka, penyidikan bergerak menelusuri dugaan kebocoran penerimaan daerah, mulai dari aktivitas tambang, dokumen pelabuhan, hingga rantai pengawasan di lingkungan…

HUKUM

“Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah akan memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” – Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulawesi Tengah, Laode Abdul Sofian. JEJAK dugaan korupsi di sektor pertambangan Kabupaten Donggala…

HUKUM

“Saya bahkan pernah ditawari uang supaya menerima kegiatan tambang ini. Tapi saya tolak karena masyarakat tidak setuju dan dampaknya sudah terasa,” ujar Kepala Desa Baliara, Fadli Badja. Penolakan warga Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Sulawesi…

HUKUM

“Belum ada penetapan tersangka. Kami terus mendalami kasus ini supaya tidak gegabah mengambil tindakan hukum,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Morowali, Budi Atmoko. Dua laptop, setumpuk laporan pertanggungjawaban (LPJ), serta dokumen administrasi kini menjadi…

Example 325x325