DAERAH

Tim Sar Evakuasi Penumpang Kapal Mati Mesin di Perairan Balut

369
×

Tim Sar Evakuasi Penumpang Kapal Mati Mesin di Perairan Balut

Sebarkan artikel ini

TIM SAR mengevakuasi penumpang KM Fabiayyi GT 21 yang mengalami mati mesin di perairan Banggai Laut, Kabupaten Banggai Laut (Balut), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada , Kamis, (25/5).

“Semua penumpang dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim SAR,” kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu Andrias Hendrik Johanes di Palu.

Dilaporkan, KM Fabiayyi berangkat dari Pelabuhan Banggai, Kabupaten Banggai menuju Pulau Dungkean, Kabupaten Banggai Laut dengan jumlah penumpang 16 orang dan empat kru kapal.

Tim SAR gabungan mengevakuasi penumpang KM Fabiayyi yang mengalami mati mesin di perairan Banggai Laut Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (25/5)

Tim SAR gabungan mengevakuasi penumpang KM Fabiayyi yang mengalami mati mesin di perairan Banggai Laut Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (25/5).

Di tengah perjalanan, pada pukul 12.00 Wita kapal tersebut mengalami mati mesin di bagian mesin induk akibat cuaca buruk.
Setelah informasi diterima dari kru kapal, tim rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut diberangkatkan ke lokasi dengan menggunakan rubber boat dan speed boat.

“Kami selalu berupaya secepat mungkin melakukan tindakan pertolongan, karena keselamatan korban paling utama,” ujarnya.

Ia menuturkan tiba di lokasi kejadian tim SAR gabungan yang terdiri atas Unit Siaga SAR Banggai Laut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polairud, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) setempat langsung melakukan evakuasi.

Dari upaya penyelamatan, 10 penumpang terpaksa dievakuasi ke Pelabuhan Banggai dan enam penumpang beserta kru kapal dievakuasi ke Pelabuhan Mansalean guna menunggu cuaca membaik sekaligus melakukan perbaikan kapal.

“Untuk sementara penumpang dievakuasi ke pelabuhan terdekat demi keselamatan mereka,” katanya.

Identitas penumpang dan kru KM Fabiayyi mengalami mati mesin yakni Hasim, Harsono, Tuser, Yobet, Minan Solu, Rifki, Ino, Tuti, Ima, Evi, Rini, Hamlima, Tenong, Tika, Warni, Solihin, Abd Rahim (nahkoda), La Onso, Papong dan Nyonh merupakan kru kapal. (Ant/Ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

POSO | KORANINDIGO — Tanah di kawasan tambang emas tanpa izin Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali bergerak. Pada Jumat, 11 September 2026, material longsor menerjang area penambangan dan mengenai sejumlah penambang. Beberapa…

DAERAH

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong membentuk tim terpadu demi membongkar gurita penyelewengan Solar subsidi lintas wilayah. Langkah taktis ini diambil menyusul maraknya praktek lancung manipulasi QR Code, monopoli antrean, hingga setoran fulus atensi di SPBU. Sengkarut…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO — Produksi perikanan Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 658.451,80 ton. Kenaikan terutama terlihat pada perikanan tangkap, sementara angka produksi budidaya masih berstatus sementara. Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah mencatat produksi…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong, Supriadin, memberikan penjelasan mengenai polemik mekanisme pembagian barcode BBM bersubsidi bagi petani di wilayah selatan. “Barcode itu…

Example 325x325