EKONOMI

Wamendag: UMKM Terus Berinovasi, Tingkatkan Pemasaran ke Luar Negeri

308
×

Wamendag: UMKM Terus Berinovasi, Tingkatkan Pemasaran ke Luar Negeri

Sebarkan artikel ini

PALU | KORANINDIGO – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga memberdayakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk guna meningkatkan pemasaran ke luar negeri.

“Salah satu yang menjadi fokus adalah kemasan karena di pasar internasional banyak yang meminta dan memberikan aspirasi, kalau bisa disesuaikan atau memiliki standar,” kata Jerry Sambuaga saat melakukan kunjungan ke salah satu UMKM, yakni Toko Bawang Goreng Sri Rejeki di Palu, Minggu. (28\05)

Menurut dia, produksi bawang goreng ‘Sri Rejeki’ tersebut sudah memenuhi standar dan layak untuk dijual ke pasar luar negeri.

“Saya sudah melihat seluruh proses produksi mulai dari awal, penggorengan, pengemasan hingga penjualan, dan saya rasa ini sudah rapi dan baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Ia meminta kepada pelaku UMKM untuk berfokus terhadap segi pengemasan yang sesuai standarisasi agar bisa mendapatkan sertifikat LSPro (Lembaga Sertifikasi Produk).

Menurut Jerry Sambuaga, hal tersebut dapat menjadi motivasi dalam mengembangkan pengemasan dan promosi produk bagi pelaku UMKM sehingga ekspansi ke luar negeri dapat lebih masif dan maksimal.

Kemendag, katanya lagi, juga mempunyai program supporting system dalam hal pelatihan dan bisnis matching yang orientasinya adalah untuk ekspor.

“Kami punya badan balai ekspor serta beberapa fasilitas pelatihan ekspor di beberapa kota dan ini yang dikonkritkan bersama untuk membantu UMKM,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya ke depan juga akan terus mendukung segala jenis UMKM yang ada di Sulteng.

Adapun terkait pemasaran, Jerry mengatakan bahwa Kemendag juga melakukan pembinaan serta pelatihan kepada para pelaku UMKM terkait inovasi pemasaran guna memanfaatkan teknologi digital dalam mengakses marketplace.

Ia mengatakan bahwa Kemendag memiliki Permendag dan regulasi yang mana di setiap toko harus mengutamakan produk lokal, sebagai bentuk memberikan dukungan kepada UMKM dalam mendapatkan akses ke marketplace.

“Intinya kami mendukung terus dan berpihak kepada UMKM. Ini menjadi prioritas untuk memastikan bagaimana UMKM akan terus berkembang nantinya,” katanya. (Ant\Ind)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

PALU | KORANINDIGO – Investasi di Sulawesi Tengah menembus Rp68,70 triliun sepanjang Januari–Juni 2026. Dalam enam bulan, angka itu sudah mencapai 73,17 persen dari target setahun sebesar Rp93,89 triliun. Namun di balik lonjakan investasi tersebut,…

EKONOMI

PARIGI | KORANINDIGO –  Harga beras kualitas super I di pasar modern Sulawesi Tengah menjadi tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga harian komoditas tersebut mencapai Rp21.550 per kilogram,…

EKONOMI

Ruang gerak fiskal pemerintah daerah memasuki fase paling sempit dalam beberapa tahun terakhir. Ketika pemerintah pusat memangkas Transfer ke Daerah (TKD) secara signifikan pada 2026, kemampuan daerah menutup kekurangan lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru…

EKONOMI

“Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan menghentikan segala kegiatan usaha.” Kalimat singkat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu menandai berakhirnya perjalanan satu lagi bank perkreditan rakyat di Indonesia. Penutupan tersebut…

Example 325x325