Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
EKONOMI

Gubernur Sulteng Perkuat Budidaya Ikan Air Tawar Lewat Program Berani Tangkap Banyak

336
×

Gubernur Sulteng Perkuat Budidaya Ikan Air Tawar Lewat Program Berani Tangkap Banyak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIGI | KORANINDIGO – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor perikanan darat. Hal tersebut ditunjukkan lewat kunjungan ke lokasi Farm budidaya ikan nila Mina Bulava di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Jumat (16/1/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan program unggulan Berani Tangkap Banyak, yang tidak hanya difokuskan pada sektor kelautan, tetapi juga diarahkan untuk mengoptimalkan potensi perikanan air tawar.

“Ini peluang besar. Program Berani Tangkap Banyak tidak hanya di laut, tetapi juga bisa dikembangkan di darat,” ujar Anwar Hafid.

Melalui program tersebut, Anwar mendorong budidaya ikan air tawar sebagai sumber pendapatan alternatif masyarakat, terutama di daerah yang memiliki potensi lahan dan ketersediaan air memadai, Ia berharap setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah ke depan memiliki kawasan khusus budidaya ikan yang dikelola secara berkelanjutan.

“Impian saya, suatu saat ada kawasan khusus budidaya ikan nila dan sidat, sehingga masyarakat bisa mengembangkan usaha secara mandiri,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, Yopie Morya Immanuel Patiro. Kehadiran pemerintah daerah ini menegaskan dukungan penuh Pemprov Sulteng terhadap pelaku usaha perikanan budidaya.

Anwar Hafid juga mengungkapkan rencana pengembangan kampung tematik perikanan sebagai pusat ekonomi baru berbasis potensi lokal. Lokasi yang diusulkan antara lain Kelurahan Petobo di Kota Palu dan Desa Mpanau di Kabupaten Sigi.

“Konsep kampung tematik ini akan kita usulkan bersama pemerintah daerah setempat,” imbuhnya.

Anwar Hafid menegaskan, program Berani Tangkap Banyak tidak hanya menargetkan peningkatan produksi perikanan, tetapi juga penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan masyarakat,” pungkas Anwar Hafid. **

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Ruang gerak fiskal pemerintah daerah memasuki fase paling sempit dalam beberapa tahun terakhir. Ketika pemerintah pusat memangkas Transfer ke Daerah (TKD) secara signifikan pada 2026, kemampuan daerah menutup kekurangan lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru…

EKONOMI

“Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan menghentikan segala kegiatan usaha.” Kalimat singkat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu menandai berakhirnya perjalanan satu lagi bank perkreditan rakyat di Indonesia. Penutupan tersebut…

EKONOMI

DAYA saing global Indonesia dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026 merosot menjadi peringkat 48 dari 70 negara pada 2026. Sebelumnya pada 2024, Indonesia sempat mencapai ranking 27. Penurunan ini terjadi di saat mayoritas daya saing…

EKONOMI

STATUS internasional disandang Bandara Mutiara SIS Al-Jufri bukan sekadar kebanggaan daerah. Lebih dari itu, status tersebut merupakan peluang strategis untuk menggerakkan ekonomi berbasis ekspor, khususnya dari sektor kelautan dan perikanan. Oleh : Handri Pinatik –…

Example 325x325