EKONOMI

Gubernur Sulteng Perkuat Budidaya Ikan Air Tawar Lewat Program Berani Tangkap Banyak

379
×

Gubernur Sulteng Perkuat Budidaya Ikan Air Tawar Lewat Program Berani Tangkap Banyak

Sebarkan artikel ini

SIGI | KORANINDIGO – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor perikanan darat. Hal tersebut ditunjukkan lewat kunjungan ke lokasi Farm budidaya ikan nila Mina Bulava di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Jumat (16/1/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan program unggulan Berani Tangkap Banyak, yang tidak hanya difokuskan pada sektor kelautan, tetapi juga diarahkan untuk mengoptimalkan potensi perikanan air tawar.

“Ini peluang besar. Program Berani Tangkap Banyak tidak hanya di laut, tetapi juga bisa dikembangkan di darat,” ujar Anwar Hafid.

Melalui program tersebut, Anwar mendorong budidaya ikan air tawar sebagai sumber pendapatan alternatif masyarakat, terutama di daerah yang memiliki potensi lahan dan ketersediaan air memadai, Ia berharap setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah ke depan memiliki kawasan khusus budidaya ikan yang dikelola secara berkelanjutan.

“Impian saya, suatu saat ada kawasan khusus budidaya ikan nila dan sidat, sehingga masyarakat bisa mengembangkan usaha secara mandiri,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, Yopie Morya Immanuel Patiro. Kehadiran pemerintah daerah ini menegaskan dukungan penuh Pemprov Sulteng terhadap pelaku usaha perikanan budidaya.

Anwar Hafid juga mengungkapkan rencana pengembangan kampung tematik perikanan sebagai pusat ekonomi baru berbasis potensi lokal. Lokasi yang diusulkan antara lain Kelurahan Petobo di Kota Palu dan Desa Mpanau di Kabupaten Sigi.

“Konsep kampung tematik ini akan kita usulkan bersama pemerintah daerah setempat,” imbuhnya.

Anwar Hafid menegaskan, program Berani Tangkap Banyak tidak hanya menargetkan peningkatan produksi perikanan, tetapi juga penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan masyarakat,” pungkas Anwar Hafid. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

PALU | KORANINDIGO – Investasi di Sulawesi Tengah menembus Rp68,70 triliun sepanjang Januari–Juni 2026. Dalam enam bulan, angka itu sudah mencapai 73,17 persen dari target setahun sebesar Rp93,89 triliun. Namun di balik lonjakan investasi tersebut,…

EKONOMI

PARIGI | KORANINDIGO –  Harga beras kualitas super I di pasar modern Sulawesi Tengah menjadi tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga harian komoditas tersebut mencapai Rp21.550 per kilogram,…

EKONOMI

Ruang gerak fiskal pemerintah daerah memasuki fase paling sempit dalam beberapa tahun terakhir. Ketika pemerintah pusat memangkas Transfer ke Daerah (TKD) secara signifikan pada 2026, kemampuan daerah menutup kekurangan lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru…

EKONOMI

“Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan menghentikan segala kegiatan usaha.” Kalimat singkat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu menandai berakhirnya perjalanan satu lagi bank perkreditan rakyat di Indonesia. Penutupan tersebut…

Example 325x325