Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 468x60
BeritaDAERAH

Baru Beberapa Bulan Pasca Rehabilitasi, Plafon Puskesmas Biau Roboh Diduga Di Kerjakan Asal-Asalan   

157
×

Baru Beberapa Bulan Pasca Rehabilitasi, Plafon Puskesmas Biau Roboh Diduga Di Kerjakan Asal-Asalan   

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUOL| KORANINDIGO – Plafon di Puskesmas Biau Kabupaten buol, roboh hanya beberapa bulan setelah selesai dikerjakan, menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat Kelurahan Leok 2. Kejadian ini memicu dugaan adanya Asal – asalan dalam proses pengerjaan proyek tersebut.

Menurut seorang saksi mata, plafon tersebut tiba-tiba ambruk dan jatuh padahal baru beberapa bulan lalu dikerjakan Insiden ini sontak membuat masyarakat khususnya sekitar puskesmas bertanya-tanya mengenai penyebab pasti robohnya plafon tersebut.

Seorang tokoh masyarakat Leok 2 yang enggan disebutkan namanya, menduga bahwa ada kemungkinan kesalahan dalam bestek (spesifikasi teknis) pekerjaan plafon. “Sangat tidak masuk akal jika plafon yang baru dibuat tiba-tiba rusak dan roboh,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa perlu adanya investigasi lebih lanjut untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari kejadian ini.

Upaya konfirmasi telah dilakukan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, Ricardo, namun PPK sedang dalam perjalanan menuju kota Palu ” Wass..Sy lg Dinas Luar..Mohon kedinas sj utk konfirmasi..🙏” tulis Ricardo melalui saluran WhatsApp pribadinya, dan awak media langsung mencoba menuju Dinas kesehatan sebagai pengguna anggaran namun tidak satupun yang bisa di temui karena tidak berada di tempat

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari PPK maupun dinas pengguna anggaran, yaitu Dinas Kesehatan, mengenai robohnya plafon di Puskesmas Biau

Robohnya plafon ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait kualitas bangunan puskesmas secara keseluruhan. Masyarakat berharap agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk menyelidiki kasus ini secara tuntas dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Selain itu, perbaikan plafon diharapkan dapat segera dilakukan agar pelayanan kesehatan di puskesmas tidak terganggu.*** ( Biro Buol )

 

” TUNGGU BERITA SELANJUTNYA !!! “

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong (Parimo) bergeser dari Purnama ke Dian Herdiman. Pergeseran itu berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung nomor KEP-IV-347/C/04/2026 per 13 April 2026. Purnama sebelumnya menjabat Kajari…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat paripurna dengan agenda penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat DPRD…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Suasana rapat paripurna pembahasan LKPJ 2025 DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendadak panas. Politisi asal PKB Chandra Setiawan, Walk Out usai lontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah dan internal DPRD. Rapat…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo), Apt Muhammad Basuki soroti pengelolaan pasar tematik berada di eks lokasi Sail Tomini, Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara. Ia mengingatkan agar pemanfaatan pasar tersebut tidak melenceng…

Example 325x325