PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar pertemuan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah. Agenda tersebut dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis 26 Februari 2026, dan menjadi wadah penyelarasan arah pembangunan antara pemerintah daerah dan provinsi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Wakil Gubernur Renny Lamajido, beserta jajaran perangkat daerah dari tingkat provinsi dan kabupaten.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas kehadiran pimpinan daerah Sulawesi Tengah di wilayahnya. Menurutnya, kunjungan kerja yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan membawa makna penting bagi penguatan hubungan antarpemerintah.
“Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan menyatukan langkah pembangunan antara provinsi dan kabupaten,” ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai waktu mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai spiritual dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam pemaparannya, Bupati menjelaskan bahwa periode 2025–2029 difokuskan pada lima prioritas utama. Program tersebut mencakup penguatan ekonomi berbasis kerakyatan, pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan yang berpijak pada kearifan lokal, serta pembenahan tata kelola pemerintahan.
Sejumlah program unggulan pada awal masa jabatan turut disampaikan, seperti percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, peningkatan mutu layanan kesehatan dan pendidikan, hingga peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan keterampilan.
“Upaya peningkatan kapasitas tenaga kerja menjadi kunci agar masyarakat memiliki daya saing dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang ada,” jelasnya.
Bupati juga memaparkan perkembangan indikator makro daerah. Tingkat kemiskinan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, demikian pula angka stunting yang menunjukkan tren membaik. Indeks Pembangunan Manusia dan pertumbuhan ekonomi turut mencatat peningkatan.
Meski demikian, ia mengakui tantangan masih ada, terutama di wilayah pegunungan yang memerlukan perhatian khusus dalam penanganan kemiskinan dan gizi anak.
“Kami terus berupaya agar penurunan kemiskinan dan stunting bisa lebih signifikan, khususnya di kecamatan yang selama ini menjadi fokus intervensi,” katanya.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menyampaikan kebutuhan dukungan sarana dan prasarana, khususnya alat berat untuk percepatan pembangunan jalan desa.
Hal ini dinilai penting guna meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. Menurut Bupati, pelaksanaan pekerjaan secara swakelola dengan dukungan peralatan yang memadai akan lebih efisien dan berkelanjutan.
“Sinergi dan dukungan provinsi sangat kami harapkan agar pembangunan berjalan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berharap koordinasi dan kolaborasi dapat semakin solid, sehingga target pembangunan di Parigi Moutong sejalan dengan prioritas pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. IND










