PARIGI | KORANINDIGO – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo) Husen Mardjengi, tagih janji terkait alokasi pokok-pokok pikiran (pokir) sebesar Rp 1 miliar per anggota legislatif (anleg) ke Bupati Erwin Burase.
Hal itu disampaikan Husen pada rapat Paripurna terkait penyampaian hasil telaah Pokir DPRD Parimo 2027.
Menurut Husen, Bupati Erwim Burase dalam beberapa kesempatan pidato menyebut setiap anleg akan diberikan pokir Rp 1 miliar.
Menurut dia, pernyataan tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
“Saya sengaja menyampaikan ini supaya masyarakat tahu kondisi yang sebenarnya. Jangan sampai setelah mendengar pidato resmi, masyarakat mengira pokir Rp 1 miliar itu pasti terealisasi penuh”, ujar Husen.
Ia mengaku khawatir pernyataan itu picu ekspektasi tinggi masyarakat. Sebab, setiap kali reses dan pertemuan di dapil, anggota DPRD menerima banyak usulan program yang dinilai prioritas dan mendesak.
“Setiap reses, kami disodorkan puluhan bahkan ratusan proposal. Tapi realitanya, syukur-syukur satu item program saja bisa muncul dan terealisasi,” katanya.
Husen menjelaskan, seluruh usulan masyarakat telah dimasukkan ke dalam sistem untuk perencanaan tahun 2027, diinput sejak 2026.
Namun, proses penganggaran tetap bergantung pada kemampuan fiskal daerah dan kebijakan pemerintah.
Ia menegaskan penyampaian tersebut bukan untuk menyudutkan pihak mana pun, melainkan sebagai bentuk keterbukaan kepada publik agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.
Husen tetap mengapresiasi pernyataan perwakilan Bupati dalam forum tersebut dan berharap komitmen terkait pokir bisa benar-benar didorong realisasinya. IND










