DAERAH

Dewan Parimo Pertanyakan Program Sehat Bersama

216
×

Dewan Parimo Pertanyakan Program Sehat Bersama

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO – Anggota Komisi IV DPRD Parigi Moutong (Parimo), Wardi, mempertanyakan implementasi program bupati dan wakil bupati Erwin Burase – Abdul Sahid, bertajuk “Sehat Bersama”. Wardi menilai program tersebut tidak menunjukkan dampak nyata pada masyarakat.

“Apakah program Sehat Bersama ini hanya persoalan ambulans gratis?. Jangan sampai masyarakat menilai itu saja, sementara sebagian layanan sebenarnya sudah ter-cover BPJS,” kata Wardi dalam rapat kerja Komisi IV bersama Dinas Kesehatan di ruang Paripurna DPRD Parimo, Senin (7/4).

Rapat tersebut turut menghadirkan 3 direktur rumah sakit daerah (RSUD Anutaloko, Raja Tombolotutu dan RSUD Buyule Napo’e).

Selain para direktur, dihadirkan pula kepala Puskesmas dari 23 kecamatan, perwakilan BPJS Kesehatan dan BPKAD.

Menurut Wardi, program sehat bersama miliki 2 turunan utama, yakni layanan ambulans gratis bagi pemulangan jenazah, serta layanan jemput bola oleh petugas Puskesmas bagi masyarakat miskin sakit parah.

Namun, kedua hal tersebut belum berjalan dengan baik dan maksimal.

Selain itu, Wardi juga menyoroti kebutuhan konsumsi bagi keluarga pasien yang menjaga di rumah sakit. Ia menilai pemerintah daerah perlu hadir membantu keluarga pasien dari kalangan tidak mampu.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Parimo Sutoyo, mempertanyakan cakupan layanan ambulans gratis, khususnya bagi pemulangan jenazah dari luar daerah.

Menanggapi hal tersebut, Plt Direktur RSUD Anutaloko Parigi, Irwan, menjelaskan bahwa program “Sehat Bersama” bukan hanya soal ambulans gratis, melainkan bagian dari penguatan layanan kesehatan gratis melalui skema Universal Health Coverage (UHC).

Ia menyebut cakupan layanan kesehatan gratis di Parimo saat ini telah mencapai sekitar 88 hingga 90 persen. Program tersebut, kata dia, difokuskan pada layanan yang tidak ditanggung BPJS, termasuk pembiayaan pemulangan jenazah pasien. IND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Karung bekas berganti polybag, bibit murah diduga bersolek jadi bibit premium! Di balik proyek bantuan bibit durian senilai Rp853,88 juta dari dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah 2026, muncul…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Urusan bibit durian mendadak panas! Proyek ratusan juta rupiah dari dana pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) menyeret nama aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH)…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Bibit sudah disemai, pupuk sudah ditebar, ongkos pekerja sudah dibayar. Eh, pesanan malah batal! Petani penangkar durian di Kecamatan Torue dan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, terpaksa gigit jari. Ribuan bibit telanjur disiapkan,…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menata ulang mekanisme distribusi solar bersubsidi di SPBU 74.943.08, Kelurahan Kampal, dengan melibatkan warga lokal sebagai mitra pengantaran. Kebijakan mulai diterapkan Selasa (13/10/2026) itu bertujuan…

Example 325x325