PARIGI | KORANINDIGO – Kepala Cabang PT Esaputlii Prakarsa Utama (PT EPU) wilayah Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) Efendi Batjo, menyatakan tidak ada seteru antara warga Donggulu Selatan dengan pihak PT EPU.
Adapun penyerahan kelola tambak dari PT EPU kepada PT Maxmar, lebih merupakan sebuah bentuk kerjasama.
“Saya rasa tidak ada perseteruan antara warga Donggulu Selatan denga PT EPU. Sepengetahuan kami, semua baik-baik saja. Sebab, karyawan di perusahaan tersebut, merupakan orang Donggulu Selatan juga”, kata Effendi Batjo, Kamis, (11/9).
Menurut Effendi Batjo, kelola tambak dari PT EPU ke pihak PT Maxmar, tak lebih dari bentuk sebuah kerjasama.
PT Maxmar, kata Effendi, menggunakan standar operasional dan prosedur dengan tekhnologi jauh lebih tinggi dibandingkan PT EPU.
“Pengelolaan tambak di Donggulu Selatan di lakukan PT Maxmar adalah bentuk kerja sama dengan PT EPU, dimana PT Maxmar ini menggunakan standar operasional prosedur dengan tehnologi yang jauh diatas PT EPU”, katanya.
Kacab PT EPU Effendi Batjo berharap bersama PT Maxmar, pihak perusahaan dapat mengadopsi Standard Operating Procedure (SOP) yang pernah digunakan sebelumnya, agar tercapai sebuah keberhasilan.
“Kami berharap, PT Maxmar dapat mengadopsi SOP yang mereka gunakan untuk keberhasilan produksi udang di Parimo”, harap Effendi. (IND)










