Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Pemkab Parimo Gelar Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda, Lembaga Adat dan Tokoh Masyarakat

128
×

Pemkab Parimo Gelar Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda, Lembaga Adat dan Tokoh Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Indigo –Bupati bersama Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase dan H. Abdul Sahid membahas kondisi terkini Kabupaten Parigi Moutong bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Parigi Moutong, Lembaga Adat Patanggota Parigi, Para camat dan Kepala Desa yang mengikuti secara Virtual beserta Tokoh Masyarakat. Bertempat di Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong. Selasa (2/9/2025).
Kegiatan itu dilakukan bertujuan untuk memperkuat sinergi dan merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi dinamika yang terjadi di tingkat Nasional saat ini.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan selaku tokoh masyarakat dan pemimpin daerah, bersama-sama merumuskan langkah-langkah yang insyaallah akan menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian di Kabupaten Parigi Moutong.
Dikatakannya, Seperti diketahui bersama beberapa hari ini dinamika yang terjadi diberbagai Daerah melihat di Televisi bahkan di media sosial juga terjadi Demo di sejumlah wilayah.
“Kalau demo ini hal yang biasa, hal yang dilindungi oleh undang-undang, tetapi kita melihat ini arahnya sudah masuk di penjarahan, pembakaran fasilitas umum dan fasilitas pemerintah, yang kita sayangkan bersama, sampai menimbulkan korban jiwa. Ini yang insyaallah kita akan rumuskan bersama agar hal seperti itu tidak atau jangan sampai terjadi di wilayah kita,” ujar Bupati.
Bupati percaya kehadiran Forkopimda, Lembaga Adat, Tokoh Masyarakat, Camat dan Kepala Desa sekalian bisa meyakinkan masyarakat bahwa pemimpin pemerintahan Parigi Moutong saat ini sedang membangun pemerintahan yang baru berjalan ±80 hari.
Olehnya diharapkan jangan sampai masyarakat termakan provokasi dari pihak luar, Bupati juga berterimakasih kepada pihak kepolisian, keamanan yang saat ini sudah melakukan pencegahan, melakukan himbauan-himbauan kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban wilayah masing-masing.
Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan pada kesempatan itu mengatakan sampai saat ini situasi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong masih terbilang aman dan kondusif.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfrets Tonggiroh memberikan gambaran tentang kegiatan demonstrasi yang terjadi di ibukota dan beberapa daerah lainnya yang tentu jika tidak di antisipasi sedini mungkin akan berpengaruh pada daerah-daerah lain termasuk di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
“Saya kira kita sepakat bahwa kita semua ini bagaimana kita menjaga stabilitas keamanan di wilayah kita dan tentu ini tidak bisa kita lakukan hanya kerja Pemerintah Daerah makannya harus melibatkan semua elemen masyarakat, kelompok-kelompok kemasyarakatan di Kabupaten Parigi Moutong bagaimana kita menjaga potensi stabilitas yang ada saat ini,” jelasnya.
Ketua DPRD berHarapan kedepan agar situasi dan kondisi yang telah kondusif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Pemerintah juga tidak alergi untuk menerima aspirasi cuman tentu cara penyampaian ini ada salurannya sehingga kita tidak perlu kumpul kerumunan apalagi sampai menimbulkan kekacauan,” ujarnya.
*SUMBER : DISKOMINFO KAB. PARIGI MOUTONG*
Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325