DAERAH

Pemkab Sigi Bantu Warga Kembangkan Usaha Peternakan

260
×

Pemkab Sigi Bantu Warga Kembangkan Usaha Peternakan

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, membantu warga di daerah itu sebagai peternak untuk mengembangkan usaha peternakan demi menopang peningkatan ekonomi warga.

“Pemerintah berupaya mengembangkan kegiatan peternakan sebagai salah satu usaha bisnis, demi mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Sigi Mohamad Irwan, di Sigi, Minggu, (07\02)

Upaya Pemerintah Kabupaten Sigi mengembangkan usaha peternakan, diikutkan dengan kebijakan memberikan bantuan hewan ternak kepada petani dan peternak di daerah itu.

Berdasarkan data Pemkab Sigi sejak tahun 2017 – 2022 bantuan ternak yang telah diberikan kepada peternak dan petani berjumlah 1.557 sapi, 3.197 kambing, 1.534 babi, 10 kerbau dan 200 itik dengan total anggaran sebesar Rp24,9 miliar.

Selain memberikan bantuan hewan ternak, Pemkab Sigi juga meningkatkan kapasitas peternak dalam melakukan kegiatan budidaya peternakan yang baik.

Peningkatan kapasitas diikutkan dengan upaya mengubah pola pikir masyarakat peternak dan petani, agar kegiatan budidaya peternakan tidak hanya menjadi sampingan, melainkan menjadi usaha bisnis.

Oleh karena itu, kata Bupati, Pemkab Sigi membangun Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di beberapa wilayah kecamatan di antaranya SPR Dolo Selatan di Desa Bulubete dan SPR Kecamatan Marawola.

Dalam membangun dan mengembangkan SPR, Pemkab Sigi bekerja sama dengan IPB. Lewat kerja sama ini, IPB melakukan pendampingan langsung kepada peternak Kabupaten Sigi.

Saat ini alumni SPR telah membantu mewujudkan konsep pengembangan peternakan menjadi usaha bisnis. Alumni SPR di Desa Bulubete, Kecamatan Dolo Selatan misalnya. Kelompok ini memiliki satu kandang budidaya peternakan sapi berukuran 8 x 13 meter yang dapat menampung 30 sapi.

Selain memiliki satu kandang, kelompok ini juga memiliki sembilan kandang binaan yang tersebar di Kecamatan Dolo Selatan. Kandang binaan itu, merupakan kandang milik peternak di wilayah itu.

Saat ini alumni SPR itu sudah bekerja sama dengan beberapa pengusaha, dengan omzet sudah mencapai Rp2 miliar

“Jadi mereka alumni sekolah peternakan ini sebelumnya kami biayai untuk belajar di IPB, mereka belajar langsung tentang bagaimana pengelolaan pakan dan penggemukan ternak,” ungkapnya. (Ind*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Kenapa diambil sekarang, karena kayu-kayu ini harus melalui proses pengolahan dulu, seperti masuk ke serkel (sawmill), sebelum digunakan pada Januari 2027” PARIGI | KORANINDIGO — Deru ekskavator membelah kawasan sekitar Desa Kasimbar Barat, Kecamatan Kasimbar,…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO – SanguPalu digadang sebagai super app Pemerintah Kota Palu untuk memudahkan warga mengakses beragam layanan publik. Namun, di balik jargon transformasi digital itu, persoalan paling mendasar justru belum tuntas: kode one-time password…

DAERAH

POSO | KORANINDIGO — Tanah di kawasan tambang emas tanpa izin Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali bergerak. Pada Jumat, 11 September 2026, material longsor menerjang area penambangan dan mengenai sejumlah penambang. Beberapa…

DAERAH

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong membentuk tim terpadu demi membongkar gurita penyelewengan Solar subsidi lintas wilayah. Langkah taktis ini diambil menyusul maraknya praktek lancung manipulasi QR Code, monopoli antrean, hingga setoran fulus atensi di SPBU. Sengkarut…

Example 325x325