Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Praktik Tengik “Obral” Solar Sang Pengawas

993
×

Praktik Tengik “Obral” Solar Sang Pengawas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

“Steven kasih harga Rp320 ribu per jeriken. Mentok di Rp310 ribu per jeriken. Sudah Tidak bisa turun lagi”

DARI balik gagang telepon pintarnya, Pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 7494317 Tolai, Steven mematok Rp310-320 ribu per jeriken solar kepada salah satu calon pembeli yang merupakan sumber media ini. Kuat dugaan, Steven telah lama melakukan praktik tengik “obral” solar subsidi itu.

Pengawas SPBU Tolai, Steven (berkacamata)

BERITA TERKAIT:

Pengawas SPBU Tolai Diduga “Main” Ala Mafia Solar Subsidi

“Satu galon Rp320 ribu, jemput di depan SPBU (Jalan Trans Sulawesi)”, kata Steven kepada calon pembeli solar ilegal, beberapa waktu lalu.

Harga solar senilai Rp310-320 ribu, kata Steven, jika calon pembeli solar ilegal menjemput sendiri jeriken-jeriken solar miliknya itu di depan SPBU 7494317 Tolai.

Calon pembeli solar-solar diduga milik Steven, merupakan pemasok solar ke tambang-tambang emas liar di sekitar Parimo.

“Steven kasih harga Rp320 ribu per jeriken. Mentok di Rp310 ribu per jeriken. Sudah Tidak bisa turun lagi”, kata sumber

Menurut dia, harga solar di area tambang emas sekitar Parigi adalah Rp370-380 ribu per jeriken.

“Saya sudah beberapa kali ambil (membeli) solar subsidi ke Steven. Saya hanya dapat keuntungan sedikit sebenarnya”, kata sumber.

Menurut penelusuran, Steven diketahui telah lebih dari sepuluh tahun bekerja sebagai Pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 7494317 Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sebelumnya, koranindigo.com melansir soal oknum Pengawas SPBU Tolai, Steven disinyalir mendapat “jatah preman” solar subsidi sebanyak 10-20 jeriken/galon (isi 32 liter) setiap harinya.

Dan, praktik dilakukan Steven, disebutkab telah berlangsung bertahun-tahun.

Sang pengawas, mendapatkan jatah solar subsidi dengan harga Rp225 ribu per jeriken/galon kapasitas 32 liter.

Steven kemudian menjual solar-solar jatahnya kepada pihak lain dengan harga Rp310-320 ribu per jeriken/galon.

Modus digunakan Steven adalah meminta atau mengurangi jatah kuota kupon barcode kepada para petani sekitar Wilayah Kecamatan Torue. (IND) 

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325