DAERAH

Terkait Proyek Labkesmas, Kabid Pelayanan dan SDK Dinkes “Protes”

441
×

Terkait Proyek Labkesmas, Kabid Pelayanan dan SDK Dinkes “Protes”

Sebarkan artikel ini

“Kami (Selaku Putra Daerah asli Kabupaten Buol) tidak mungkin mau jual kebaikannya Buol untuk hal-hal lain yang tidak jelas”

BUOL | KORANINDIGO – Terkait pemberitaan terkait proyek Labkesmas senilai Rp15 miliar di Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau disinyalir dicairkan 100 persen tanpa pengawasan dan PHO, membuat Kepala Bidang (Kabid) pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buol, Ronald melontar kata.

Dikutip dari aplikasi Grop Info Dinkes  Media partner. Selaku Putra Daerah asli Kabupaten Buol, Kabid Pelayanan dan SDK Dinkes Buol, Ronald, dengan berapi-api menyatakan tidak akan mungkin menjual kebaikan Buol untuk hal tidak jelas.

BERITA TERKAIT:
Pencairan Proyek Rp15 Miliar Labkesmas Buol Diduga Tanpa Pengawasan dan PHO

Kabid Pelayanan dan SDK Ronald menyebut media jangan hanya melansir hal-hal negatif tentang Kabupaten Buol, seperti dugaan menimpa proyek Labkesmas.
Kabid Ronald menyatakan agar media juga dapat membuat narasi pemberitaan secara positif terkait kinerja Dinas dimana ia duduk sebagai Kabid.

“Kenapa setiap beritamu tidak coba angkat sisi positif tentang bagusnya Buol sudah miliki Labkesmas, sehingga pelayanan pemeriksaan sudah mudah dijangkau. Kan enak dibaca”, ujar Kabid Pelayanan dan SDK Ronald, baru-baru ini.

Sang Kabid merasa bahwa pemberitaan koranindigo.com dengan judul “Pencairan Proyek Rp15 Miliar Labkesmas Buol Diduga Tanpa Pengawasan dan PHO”, dapat membuat masyarakat merasa resah dan takut.

“Kegiatan (pemberitaan) media hanya membuat masyarakat merasa horor dan tidak menghargai kinerja positif Dinkes. Harusnya media dapat memberitakan secara berimbang dan memberikan apresiasi kinerja positif Dinkes Buol”, ujar Ronald.

“Kami hargai kerjanya Bapak (wartawan), tapi apresiasi jugalah kinerja positif Dinkes, yang sudah berhasil membangun sarana dan prasarana untuk mudahkan pelayanan ke masyarakat”, ujar Ronald lagi.

Kabid Pelayanan dan SDK Ronald juga menekankan bahwa dirinya dan tim di Dinkes, merupakan Putra Daerah asli Kabupaten Buol yang ingin melihat Buol maju dan berkembang.

“Kami (Selaku Putra Daerah asli Kabupaten Buol) tidak mungkin mau jual kebaikannya Buol untuk hal-hal lain yang tidak jelas”, kata Ronald, berapi-api dalam kata ia lontarkan aplikasi Whatsapp pada Group Dinkes Buol. (MIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Bibit sudah disemai, pupuk sudah ditebar, ongkos pekerja sudah dibayar. Eh, pesanan malah batal! Petani penangkar durian di Kecamatan Torue dan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, terpaksa gigit jari. Ribuan bibit telanjur disiapkan,…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menata ulang mekanisme distribusi solar bersubsidi di SPBU 74.943.08, Kelurahan Kampal, dengan melibatkan warga lokal sebagai mitra pengantaran. Kebijakan mulai diterapkan Selasa (13/10/2026) itu bertujuan…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Perubahan mekanisme penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di SPBU Kampal, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai membuahkan hasil positif bagi produktivitas pertanian. Perubahan pola distribusi bermula dari sorotan…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Penanaman disiplin dan kesadaran hukum sejak dini menjadi salah satu upaya membangun generasi muda berkarakter. Pesan itu disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ampibabo Iptu Ansaruddin, SH, saat menjadi pembina upacara bendera…

Example 325x325