Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Terkait Proyek Labkesmas, Kabid Pelayanan dan SDK Dinkes “Protes”

381
×

Terkait Proyek Labkesmas, Kabid Pelayanan dan SDK Dinkes “Protes”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

“Kami (Selaku Putra Daerah asli Kabupaten Buol) tidak mungkin mau jual kebaikannya Buol untuk hal-hal lain yang tidak jelas”

BUOL | KORANINDIGO – Terkait pemberitaan terkait proyek Labkesmas senilai Rp15 miliar di Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau disinyalir dicairkan 100 persen tanpa pengawasan dan PHO, membuat Kepala Bidang (Kabid) pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buol, Ronald melontar kata.

Dikutip dari aplikasi Grop Info Dinkes  Media partner. Selaku Putra Daerah asli Kabupaten Buol, Kabid Pelayanan dan SDK Dinkes Buol, Ronald, dengan berapi-api menyatakan tidak akan mungkin menjual kebaikan Buol untuk hal tidak jelas.

BERITA TERKAIT:
Pencairan Proyek Rp15 Miliar Labkesmas Buol Diduga Tanpa Pengawasan dan PHO

Kabid Pelayanan dan SDK Ronald menyebut media jangan hanya melansir hal-hal negatif tentang Kabupaten Buol, seperti dugaan menimpa proyek Labkesmas.
Kabid Ronald menyatakan agar media juga dapat membuat narasi pemberitaan secara positif terkait kinerja Dinas dimana ia duduk sebagai Kabid.

“Kenapa setiap beritamu tidak coba angkat sisi positif tentang bagusnya Buol sudah miliki Labkesmas, sehingga pelayanan pemeriksaan sudah mudah dijangkau. Kan enak dibaca”, ujar Kabid Pelayanan dan SDK Ronald, baru-baru ini.

Sang Kabid merasa bahwa pemberitaan koranindigo.com dengan judul “Pencairan Proyek Rp15 Miliar Labkesmas Buol Diduga Tanpa Pengawasan dan PHO”, dapat membuat masyarakat merasa resah dan takut.

“Kegiatan (pemberitaan) media hanya membuat masyarakat merasa horor dan tidak menghargai kinerja positif Dinkes. Harusnya media dapat memberitakan secara berimbang dan memberikan apresiasi kinerja positif Dinkes Buol”, ujar Ronald.

“Kami hargai kerjanya Bapak (wartawan), tapi apresiasi jugalah kinerja positif Dinkes, yang sudah berhasil membangun sarana dan prasarana untuk mudahkan pelayanan ke masyarakat”, ujar Ronald lagi.

Kabid Pelayanan dan SDK Ronald juga menekankan bahwa dirinya dan tim di Dinkes, merupakan Putra Daerah asli Kabupaten Buol yang ingin melihat Buol maju dan berkembang.

“Kami (Selaku Putra Daerah asli Kabupaten Buol) tidak mungkin mau jual kebaikannya Buol untuk hal-hal lain yang tidak jelas”, kata Ronald, berapi-api dalam kata ia lontarkan aplikasi Whatsapp pada Group Dinkes Buol. (MIN)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325