Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
DAERAH

Pemdes Tayadun Bangun Gedung BPU Secara Swakelola, Anggaran Lebih Dari Rp199 Juta  

217
×

Pemdes Tayadun Bangun Gedung BPU Secara Swakelola, Anggaran Lebih Dari Rp199 Juta  

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUOL|KORANINDIGO – Pemerintah Desa (Pemdes) Tayadun berhasil menyelesaikan pembangunan Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) pada akhir tahun 2025, yang dibiayai dari dana desa sebesar Rp199.242.500. Pembangunan yang dilakukan secara swakelola melalui Pengadaan Kerja dengan Anggaran (PKA) ini menjadi bukti kemandirian desa dalam mengelola sumber daya untuk kemajuan masyarakat.

Sekretaris Desa Tayadun, Iswan I.Kasad, S.Pd menjelaskan bahwa konsep swakelola dipilih untuk memastikan efisiensi anggaran dan kualitas pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan desa. “Kami melibatkan tenaga kerja lokal dan mengelola proses pembelian bahan bangunan sendiri, sehingga tidak ada biaya tambahan yang tidak perlu. Semua tahapan pembangunan diawasi langsung oleh tim teknis desa dan unsur masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan gedung yang berlokasi di pusat wilayah desa ini memakan waktu sekitar 6 bulan, mulai dari bulan April hingga September 2025. Desain gedung dirancang agar dapat menampung hingga 300 orang dan dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti ruang rapat, tempat penyimpanan perlengkapan desa, serta area parkir sederhana.

Gedung BPU ini difungsikan sebagai sarana serba guna untuk berbagai kegiatan desa, mulai dari rapat aparat desa, pelatihan masyarakat, penyuluhan kesehatan dan pertanian, hingga acara kemasyarakatan “Sebelumnya, kita sering kesulitan mencari tempat yang sesuai untuk kegiatan bersama. Sekarang dengan adanya gedung ini, semua bisa dilakukan dengan lebih teratur dan nyaman,” tambah Iswan.

Salah satu warga desa yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemdes. “Kami merasa sangat terbantu. Selain sebagai tempat berkumpul, gedung baru ini juga menjadi sumber kebanggaan kita sebagai warga Tayadun. Semoga kedepannya bisa dimanfaatkan dengan maksimal,” ucapnya.

Selain gedung BPU, Pemdes Tayadun juga mengalokasikan anggaran dana desa tahun 2025 untuk beberapa proyek lain. Di antaranya adalah perbaikan jalan desa dan lain-lain. “Kita berkomitmen untuk terus memajukan desa dengan mengutamakan kebutuhan utama masyarakat,” pungkas Sekdes Iswan. (Syafri Sakula )

 

 

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI – KORANINDIGO – Sejumlah pelaku usaha perikanan menyoroti “lalod (lambat loading)” kinerja Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Denpasar. Pasalnya, BPK Denpasar dinilai belum mampu memberikan kepastian terkait persoalan perizinan pemanfaatan jenis ikan. Keluhan muncul menyusul…

DAERAH

Mendagri Tito Karnavian ungkapkan 39 daerah kesulitan membayar gaji PPPK karena porsi belanja pegawai melebihi 50 persen APBD. Sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, masuk dalam kategori tersebut. Pemerintah berencana…

DAERAH

Pelaksanaan proyek Pokir DPRD Parimo menjadi sorotan setelah sejumlah pejabat teknis mengungkap dugaan praktik jual-beli proyek dan penunjukan rekanan oleh anggota dewan. Proyek Pokir selama beberapa tahun terakhir diduga dikerjakan oleh rekanan merupakan pilihan atau…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Gugatan warga negara atau Citizen Lawsuit perkara pohon tumbang akhirnya “tumbang”, karena dianggap tidak memenuhi syarat materiil dan tata cara gugatan. Citizen Lawsuit dialamatkan kepada Bupati Parigi Moutong (Parimo) Erwin Burase…

Example 325x325