Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Ketahanan Pangan Parimo Diperkuat Lewat Inovasi Peternakan Desa

148
×

Ketahanan Pangan Parimo Diperkuat Lewat Inovasi Peternakan Desa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan daerah.
Melalui kegiatan Peluncuran Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Subsektor Peternakan Tahun 2025, Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, secara resmi menutup rangkaian program yang dipusatkan di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kamis 4 Desember 2025.

Acara ini digelar oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parigi Moutong, yang turut memadukan berbagai kegiatan pendukung, seperti pembagian bibit rumput unggul kepada kelompok ternak, pelepasan penyuluh pertanian menuju Kementerian Pertanian, peresmian kandang komunal Kelompok Bintang Harapan, serta lomba kreativitas dan inovasi tingkat kelompok.

Plt. Kepala Dinas Peternakan, Fit, melaporkan bahwa Krenova 2025 dirancang sebagai ruang bagi masyarakat, terutama peternak dan penyuluh, untuk menghadirkan teknologi tepat guna dan gagasan kreatif yang mendorong peningkatan produktivitas ternak.

Ia menekankan bahwa kualitas SDM dan kemitraan multipihak menjadi kunci transformasi subsektor peternakan.
Menurut Fit, Krenova bukan sekadar kompetisi, melainkan salah satu upaya strategis memperluas ekosistem inovasi di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Sekda Zulfinasran menyampaikan bahwa peluncuran Krenova merupakan langkah penting dalam memperkuat pondasi peternakan rakyat.
Ia mengapresiasi ide-ide inovatif yang lahir dari peserta karena dinilai mampu menjawab kebutuhan dan masalah nyata yang dihadapi peternak.

“Kreativitas adalah nafas pembangunan, sedangkan inovasi adalah motor penggeraknya,” tegasnya.

Sekda menegaskan komitmen pemerintah daerah memperluas kerja sama antara peternak, akademisi, dan pemerintah agar inovasi lokal terus berkembang dan menjadi bagian dari strategi pembangunan jangka panjang.

Pada kesempatan itu, Sekda menetapkan Sumber Belajar Subsektor Peternakan melalui pengembangan Demonstration Plot Kandang Komunal di Desa Nambaru.
Fasilitas ini disiapkan menjadi “laboratorium lapangan” bagi peternak untuk mempraktikkan teknik pengelolaan ternak modern, belajar teknologi baru, serta berdiskusi dalam forum edukatif.

Pendekatan berbasis praktik ini diyakini mampu mempercepat penyebaran inovasi dan meningkatkan efektivitas pembangunan peternakan desa.

Menjawab isu keterbatasan pakan, Sekda mengajak seluruh kelompok ternak mendukung Gerakan Tanam Hijauan Pakan Ternak (HPT).

Upaya ini dinilai dapat menurunkan biaya produksi, meningkatkan kualitas penggemukan, serta menjaga keberlanjutan lingkungan yang menjadi dasar ketahanan pangan.

Selain itu, Sekda juga meresmikan Kandang Komunal dan Saung Tani yang diproyeksikan sebagai pusat produktivitas, ruang pembelajaran, sekaligus tempat merumuskan rencana pengembangan peternakan secara partisipatif. IND

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325