PARIGI | KORANINDIGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu upaya dilakukan melalui Kunjungan Kerja (Kunker) konsultasi dan koordinasi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar.
Kunker tersebut terkait potensi pajak reklame dan merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD, sekaligus upaya memperkuat referensi kebijakan daerah dalam meningkatkan kinerja pendapatan.
Rombongan DPRD Parimo diterima langsung oleh Kepala Bidang Pajak Reklame Bapenda Kota Makassar beserta jajaran.
Anggota DPRD Parimo yang turut serta dalam kunjungan tersebut antara lain Ahmad Dg Mabela, Mohamad Fadli, Mohamad Solikhin, Wayan Murtama, Irawati, Yushar dan Yolanda Mambu, didampingi staf Sekretariat DPRD.
Dalam pertemuan itu, DPRD Parigi Moutong menggali informasi dan data terkait kebijakan, mekanisme pemungutan, pengawasan, hingga sistem pengelolaan Pajak Reklame yang diterapkan di Kota Makassar.
Sejumlah topik strategis dibahas, mulai dari pendataan objek reklame, pola pengawasan dan penegakan regulasi, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah.
Anggota DPRD Parigi Moutong, Ahmad Dg Mabela, mengatakan pengelolaan Pajak Reklame di Kota Makassar dinilai cukup progresif dan dapat menjadi rujukan bagi daerah lain, termasuk Parigi Moutong.
Ia menegaskan, kunjungan kerja tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar DPRD dalam memastikan potensi PAD dapat digarap secara maksimal dan akuntabel. IND










